DPR Rapat di Gedung KPK, Bambang Widjojanto: Kenapa Dilakukan Secara Tertutup?
Rabu, 08 Juli 2020 - 14:19 WIB
loading...
Ketua Komisi III DPR Herman Hery di Gedung KPK. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto turut mengomentari rapat tertutup yang dilakukan DPR di Gedung Merah Putih KPK, pada Selasa (7/7/2020). Menurutnya, tindakan rapat tertutup itu potensial dikualifikasi telah melanggar prinsip penting di dalam UU KPK yang melanggar azas keterbukaan.
"Jika tindakan itu nekat dilakukan maka harus ada alasan yang sangat kuat yang harus dijelaskan secara terbuka kenapa harus dilakukan secara tertutup. Ini perlu dilakukan agar tidak terjadi fraud dan konflik kepentingan," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2020).
Pria yang akrab disapa BW ini mengatakan, digelarnya rapat tertutup semakin memberikan fakta yang menjelaskan perbedaan yang sangat fundamental antara pimpinan KPK saat ini dengan banyak periode kepemimpinan KPK sebelumnya yang nyaris menabukan rapat tertutup seperti ini.
"Pertemuan secara tertutup bukan hanya menimbulkan tudingan miring saja tapi pertanyaan di publik, apakah rezim KPK saat ini tengah bersekutu dan dibayangi kuasa kegelapan?" katanya. (Baca juga: Sidak Rutan K4 KPK, Komisi III DPR Mengaku Tidak Bertemu Tahanan ).
BW mengharapkan agar KPK di bawah kepemimpinan Firli Cs menghentikan segala tindakan yang potensial dituduh sebagai 'bersenda gurau' karena akan bisa kian menggerus kepercayaan publik pada lembaga KPK.
"Jika tindakan itu nekat dilakukan maka harus ada alasan yang sangat kuat yang harus dijelaskan secara terbuka kenapa harus dilakukan secara tertutup. Ini perlu dilakukan agar tidak terjadi fraud dan konflik kepentingan," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/7/2020).
Pria yang akrab disapa BW ini mengatakan, digelarnya rapat tertutup semakin memberikan fakta yang menjelaskan perbedaan yang sangat fundamental antara pimpinan KPK saat ini dengan banyak periode kepemimpinan KPK sebelumnya yang nyaris menabukan rapat tertutup seperti ini.
"Pertemuan secara tertutup bukan hanya menimbulkan tudingan miring saja tapi pertanyaan di publik, apakah rezim KPK saat ini tengah bersekutu dan dibayangi kuasa kegelapan?" katanya. (Baca juga: Sidak Rutan K4 KPK, Komisi III DPR Mengaku Tidak Bertemu Tahanan ).
BW mengharapkan agar KPK di bawah kepemimpinan Firli Cs menghentikan segala tindakan yang potensial dituduh sebagai 'bersenda gurau' karena akan bisa kian menggerus kepercayaan publik pada lembaga KPK.
Lihat Juga :