Fahri Hamzah Kritik Deklarasi Dini Anies Baswedan: Seharusnya Ada Debat Visi Misi

Selasa, 15 November 2022 - 15:46 WIB
loading...
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah menilai deklarasi dini Anies Baswedan untuk mendapatkan cottail effect (efek ekor jas) bagi Nasdem. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengkritik sistem pemilu Indonesia yang tidak memiliki aturan baku soal kapan partai politik bisa mendeklarasikan capres-cawapres. Hal tersebut membuat sistem kenegaraan menjadi rancu.

"Saya harus menyampaikan kritik sistem. Banyak di negara ini tidak jelas dibiarkan. Kita punya masalah besar dalam menangkap garis besar persoalan. Saya langsung address Nasdem dan Anies Baswedan yang perjudiannya tinggi sekali," ujar Fahri Hamzah, Selasa (15/11/2022) dalam webminar daring.

Baca juga: Anies Baswedan Temui Punggawa Koalisi Perubahan di Bali

Dalam webminar daring bertajuk 'Siapa Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024' tersebut Fahri Hamzah menyebutkan keputusan KPU perihal Capres-Cawapres baru dapat ditentukan pada September 2023.

"Dalam 11 bulan ini tidak ada jadwalnya. Apapula makna deklarasi, makna nama Anies. Itu yang membuat di tengah jalan banyak persoalan. Tidak akan tuntas kecuali dijadwalkan UU. Kecuali deklarasi Presiden ditetapkan bisa dilaksanakan setahun sebelumnya. Tapi ada debat publik," tutur Fahri Hamzah.

Karena tidak ada debat capres dengan kandidat capres lainnya, Fahri Hamzah menilai deklarasi dini Anies Baswedan untuk mendapatkan cottail effect (efek ekor jas) bagi Nasdem.

"Tidak ada otoritas untuk melaksanakan debat Capres. Jadi 11 bulan ini saling tunggu. Nasdem akan mendapatkan cottail effect, sedang cari cara supaya ke partai kelas atas. Anies Baswedan juga memerlukan kendaraan parpol efektif, agar ada mediumnya," ujar Fahri.



Hingga saat ini baru Anies Baswedan dan Prabowo Subianto yang dideklarasikan sebagai capres untuk Pilpres 2024.
Anies digadang-gadang akan diusung Koalisi Perubahan yaitu Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara Prabowo Subianto disokong poros Gerindra-PKB.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga belum menentukan capres-cawapres. PDIP yang dapat mengusung capres-cawapres sendiri tanpa berkoalisi juga belum menunjukkan tanda-tanda akan mengumumkan dalam waktu dekat.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Berita Terkini
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved