KTT G20 Bali, Jokowi: Apakah Kita Akan Mencetak Keberhasilan atau Menambah Kegagalan?
Selasa, 15 November 2022 - 10:24 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa semua mata dunia akan tertuju pada penyelenggaraan Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Foto/MPI
A
A
A
BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada hari ini, Selasa (15/11/2022). Jokowi mengatakan bahwa semua mata dunia akan tertuju pada penyelenggaraan KTT G20 di Bali tersebut.
"Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan mencetak keberhasilan? Atau akan menambah satu lagi angka kegagalan? Buat saya, G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/11/2022). Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Buka KTT G20 di Bali
Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa saat ini dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa. Krisis demi krisis terjadi dan pandemi Covid-19 belum usai. Namun rivalitas terus menajam, perang pun terjadi.
"Dampak berbagai krisis tersebut terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan sangat dirasakan dunia terutama negara berkembang," jelasnya.
Sebagai Presidensi G20, kata Jokowi, Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan sangat lebar. Baca juga: Jokowi Buka KTT G20 Bali: Kita Harus Akhiri Perang....
"Namun, keberhasilan hanya akan dapat tercapai jika kita semua, tanpa terkecuali, berkomitmen, bekerja keras, menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret, sesuatu yang bermanfaat bagi dunia," tutup Jokowi.
"Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan mencetak keberhasilan? Atau akan menambah satu lagi angka kegagalan? Buat saya, G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/11/2022). Baca juga: Presiden Jokowi Resmi Buka KTT G20 di Bali
Meski begitu, Jokowi mengatakan bahwa saat ini dunia sedang mengalami tantangan yang luar biasa. Krisis demi krisis terjadi dan pandemi Covid-19 belum usai. Namun rivalitas terus menajam, perang pun terjadi.
"Dampak berbagai krisis tersebut terhadap ketahanan pangan, energi, dan keuangan sangat dirasakan dunia terutama negara berkembang," jelasnya.
Sebagai Presidensi G20, kata Jokowi, Indonesia telah berupaya semaksimal mungkin untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan sangat lebar. Baca juga: Jokowi Buka KTT G20 Bali: Kita Harus Akhiri Perang....
"Namun, keberhasilan hanya akan dapat tercapai jika kita semua, tanpa terkecuali, berkomitmen, bekerja keras, menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret, sesuatu yang bermanfaat bagi dunia," tutup Jokowi.
(kri)
Lihat Juga :