Mendag Zulhas Bertemu CII di KTT G20 Bali, Perkuat Kerja Sama dengan India
Senin, 14 November 2022 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, CII memiliki 66 kantor, termasuk 11 kantor perwakilan di Indonesia, Australia, Bahrain, Tiongkok, Mesir, Prancis, Jerman, Singapura, Inggris, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat. Selain itu, organisasi ini memiliki kemitraan institusional dengan 344 organisasi mitra di 129 negara.
Pada periode Januari—September 2022, perdagangan Indonesia dan India mencapai USD25,5 miliar, naik 60,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar USD17,9 miliar sedangkan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD7,5 miliar. Dengan demikian, Indonesia mengalami surplus neraca dagang dengan India sebesar USD10,4 miliar.
Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD20,9 miliar. Ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar USD13,2 miliar sedangkan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD7,6 miliar, sehingga Indonesia surplus neraca perdagangan sebesar USD5,6 miliar.
Pada 2021, India merupakan negara dengan peringkat ke-4 sebagai tujuan ekspor dan peringkat ke-9 sebagai asal impor bagi Indonesia. Ekspor utama Indonesia ke India di antaranya batu bara, minyak kelapa sawit, paduan fero, asam lemak monokarboksilat, serta bijih tembaga dan konsentratnya. Sementara impor utama Indonesia dari India di antaranya produk setengah jadi dari besi, gula tebu atau gula bit, kacang tanah, daging lembu, beku, serta logam paduan fero.
Dari sisi investasi, pada 2021, India menempati posisi ke-26 sumber Penanaman Modal Asing (PMA) Indonesia. Kinerja investasi India di Indonesia selama 5 tahun (2017—2021) terdiri atas 2.738 proyek dengan total nilai investasi mencapai USD534 juta.
Pada periode Januari—September 2022, perdagangan Indonesia dan India mencapai USD25,5 miliar, naik 60,3% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar USD17,9 miliar sedangkan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD7,5 miliar. Dengan demikian, Indonesia mengalami surplus neraca dagang dengan India sebesar USD10,4 miliar.
Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD20,9 miliar. Ekspor Indonesia ke India tercatat sebesar USD13,2 miliar sedangkan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD7,6 miliar, sehingga Indonesia surplus neraca perdagangan sebesar USD5,6 miliar.
Pada 2021, India merupakan negara dengan peringkat ke-4 sebagai tujuan ekspor dan peringkat ke-9 sebagai asal impor bagi Indonesia. Ekspor utama Indonesia ke India di antaranya batu bara, minyak kelapa sawit, paduan fero, asam lemak monokarboksilat, serta bijih tembaga dan konsentratnya. Sementara impor utama Indonesia dari India di antaranya produk setengah jadi dari besi, gula tebu atau gula bit, kacang tanah, daging lembu, beku, serta logam paduan fero.
Dari sisi investasi, pada 2021, India menempati posisi ke-26 sumber Penanaman Modal Asing (PMA) Indonesia. Kinerja investasi India di Indonesia selama 5 tahun (2017—2021) terdiri atas 2.738 proyek dengan total nilai investasi mencapai USD534 juta.
(abd)
Lihat Juga :