Penghinaan Lembaga Negara Diusulkan Hanya Boleh Dilaporkan Pimpinan Tertinggi

Senin, 14 November 2022 - 15:17 WIB
loading...
Penghinaan Lembaga Negara...
Direktur Eksekutif ICJR Erasmus Napitupulu mengusulkan penghinaan terhadap lembaga negara hanya dilaporkan pimpinan tertinggi lembaga bersangkutan. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Aliansi Reformasi KUHP mengusulkan agar ada batasan ruang lingkup pelapor penghinaan terhadap lembaga negara. Hal itu disampaikan dalam RDP bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2022).

"Rekomendasi penghinaan lembaga negara kekuasaan umum, maka yang boleh mengadu hanya pimpinan tertinggi dari lembaga itu," ujar perwakilan Aliansi Reformasi KUHP, Erasmus Napitulu dari Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).

Baca juga: Soal Izin Peliputan Persidangan di RKUHP, LBH Pers: Tak Perlu Masuk Ranah Pidana

Usulan in disampaikan agar pimpinan dapat betul-betul menjaga marwah lembaga negara. "Supaya tujuannya betul untuk jaga marwah dan konstelasi dala konteks lembaga negara karena belum diatur dalam buku saku saipa yang berhak mengadu," terang Erasmus.

Selain itu, Erasmus juga menyoroti definisi penjelasan diksi "penyerangan" dalam Pasal 218 ayat (1). Baginya, diksi penyerangan yang tercantum dalam klausul itu hanya termasuk fitnah.

"Artinya apa? Bagi kami harusnya dibatasi. Yang dimaksud dalam penyerangan kehormatan itu hanya fitnah," terang Erasmus.



Diketahui, bunyi Pasal 218 ayat (1) yakni "Setiap orang di muka umum atau dengan maksud diketahui umum menuduhkan seuatu hal yang diketahuinya tidak benar terhadap presieen da wapres dipidana penjara paling lama 6 bulan."

"Jadi supaya kita enggak ada perdebatan, ini kritik, ini untuk dan lain-lain. Jadi menuduhkan sesuatu yang diketahuinya tidak benar. Itu untuk penghinaan presiden dan wapres," tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Pemerintah Segera Umumkan...
Pemerintah Segera Umumkan Kebijakan WFH, Fokus ke Instansi Negara
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Whistleblower Dugaan Korupsi Pelabuhan: Ini Skandal Besar yang Harus Dibongkar!
Komisi III DPR: Anggota...
Komisi III DPR: Anggota Brimob Penganiaya Siswa MTs di Tual hingga Tewas Harus Diadili di Pengadilan Umum
Rekomendasi
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved