Polri Ungkap Jaringan Narkoba Internasional dengan Modus Kirim Keramik dari Jerman
Jum'at, 11 November 2022 - 18:24 WIB
loading...
Karopenmas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya juga berhasil membongkar adanya laboratorium narkoba atau narkotich kitchen lab dari jaringan ini. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar jaringan narkoba sindikat internaional. Dalam kasus itu, polisi berhasil membongkar modus pengiriman bahan baku sabu yang dibalut dengan paket keramik dari Jerman.
Karopenmas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya juga berhasil membongkar adanya laboratorium narkoba atau narkotich kitchen lab dari jaringan ini. Ia mengatakan, bahan baku sabu dikirim dari Jerman dengan cara dimasukkan ke dalam paket keramik.
"Barang-barang ini dikirim melalui paket keramik melalui kantor pos diterima kemudian diproses ulang dan diproses atau dibuat lebih masak lagi di salah satu apartemen di wilayah Jakarta," kata Ramadhan saat konferensi pers di Apartemen Casa Grande, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: BNN Kepri Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Sita Sabu 2,8 Kg
Dari kasus ini kata Ramadhan, pihaknya berhasil menangkap dua warga negara Iran berinisial MHD dan AK. "Dan satu lagi dinyatakan DPO dalam proses pencarian juga dari warga negara Iran atas nama S," tutur Ramadhan.
Karopenmas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pihaknya juga berhasil membongkar adanya laboratorium narkoba atau narkotich kitchen lab dari jaringan ini. Ia mengatakan, bahan baku sabu dikirim dari Jerman dengan cara dimasukkan ke dalam paket keramik.
"Barang-barang ini dikirim melalui paket keramik melalui kantor pos diterima kemudian diproses ulang dan diproses atau dibuat lebih masak lagi di salah satu apartemen di wilayah Jakarta," kata Ramadhan saat konferensi pers di Apartemen Casa Grande, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2022).
Baca juga: BNN Kepri Tangkap Kurir Narkoba Jaringan Internasional, Sita Sabu 2,8 Kg
Dari kasus ini kata Ramadhan, pihaknya berhasil menangkap dua warga negara Iran berinisial MHD dan AK. "Dan satu lagi dinyatakan DPO dalam proses pencarian juga dari warga negara Iran atas nama S," tutur Ramadhan.
Lihat Juga :