Mengenal Intel Polisi, Tak Selalu Nyamar Jadi Tukang Bakso

Kamis, 10 November 2022 - 04:57 WIB
loading...
Mengenal Intel Polisi,...
Intel polisi atau anggota Polri yang ditugaskan menjalankan fungsi intelijen akan diulas dalam artikel ini. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Intel polisi atau anggota Polri yang ditugaskan menjalankan fungsi intelijen akan diulas dalam artikel ini. Intel polisi tidak selalu menyamar menjadi tukang bakso.

Intel dari Polri ini juga bukan informan polisi. Intelijen adalah orang yang bertugas untuk mencari bahan keterangan untuk kebutuhan organisasi, kelompok, atau perorangan, berdasarkan teori dasar intelijen Pusat Pendidikan Intelijen Keamanan Kepolisian Republik Indonesia.

Dilansir dari laman Kementerian Keuangan, pengertian intelijen dapat dibagi juga dalam tiga bagian. Pertama, intelijen sebagai kegiatan, yaitu segala usaha, tindakan, dan kegiatan yang diwujudkan dalam bentuk penyelidikan, pengamanan dan penggalangan.

Baca juga: Kronologi Intel Polisi Diintimidasi saat Intai Pendemo di Jatinegara



Kedua, intelijen sebagai organisasi, yaitu sebagai badan atau alat yang digunakan untuk menggerakkan kegiatan-kegiatan intelijen sesuai dengan fungsinya yaitu penyelidikan, pengamanan dan penggalangan. Contohnya Badan Intelijen Negara (BIN), Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam di Kepolisian), Intelijen di Kejaksaan, Intelijen di Direktorat Bea dan Cukai dan lain-lain.

Ketiga, intelijen sebagai produk, yaitu bahan keterangan yang sudah diolah yang selanjutnya disampaikan kepada pimpinan atau pihak yang membutuhkan untuk digunakan sebagai bahan penyusunan rencana, kebijakan, dan pengambilan keputusan atau penindakan yang akan ditempuh.

Dilansir dari laman Polresta Yogyakarta, Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam) merupakan unsur pelaksana tugas pokok fungsi Intelkam pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres.

Tugas Satintelkam adalah menyelenggarakan dan membina fungsi intelijen bidang keamanan, pelayanan yang berkaitan dengan ijin keramaian umum dan penerbitan SKCK, menerima pemberitahuan kegiatan masyarakat atau kegiatan politik, serta membuat rekomendasi atas permohonan izin pemegang senjata api dan penggunaan bahan peledak.

Satintelkam menyelenggarakan beberapa fungsi dalam melaksanakan tugas. Pertama, pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan, antara lain persandian dan produk intelijen di lingkungan Polres.

Kedua, pelaksanaan kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini (early detection) dan peringatan dini (early warning), pengembangan jaringan informasi melalui pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen.

Ketiga, pengumpulan, penyimpanan, dan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial, masyarakat, politik, dan pemerintah daerah.

Keempat, pendokumentasian dan penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan strategik serta penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polres.

Kelima, penyusunan prakiraan intelijen keamanan dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan.

Keenam, penerbitan surat izin untuk keramaian dan kegiatan masyarakat antara lain dalam bentuk pesta (festival, bazar, dan konser), pawai, pasar malam, pameran, pekan raya, dan pertunjukkan atau permainan ketangkasan.

Ketujuh, penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk kegiatan masyarakat, antara lain dalam bentuk rapat, sidang, muktamar, kongres, seminar, sarasehan, temu kader, diskusi panel, dialog interaktif, outward bound, dan kegiatan politik.

Kedelapan, pelayanan SKCK serta rekomendasi penggunaan senjata api dan bahan peledak. "Intel dari Polri ya dia adalah anggota Polri punya pangkat yang ditugaskan dalam fungsi intelijen, untuk tugas mencari data dan informasi yang diolah dengan kaidah intelijen sehingga menjadi informasi intelijen," kata Pengamat Intelijen dan Keamanan Stanislaus Riyanta kepada SINDOnews, Rabu (9/11/2022).

Sedangkan informan polisi, kata dia, orang yang menjadi sumber informasi bagi Polri. Informan ini, lanjut dia, bisa siapa saja misalkan masyarakat biasa yang mempunyai informasi.

"Intelijen, mau Polri, TNI, atau lembaga lain intinya bertugas mencari informasi, yang biasanya adalah informasi tentang suatu potensi ancaman, kemudian diolah untuk menjadi bahan pendukung pengambilan keputusan, terutama keputusan yang terkait pencegahan atau penanganan suatu ancaman. Intelijen juga bisa suatu operasi untuk mencegah suatu ancaman terjadi," tuturnya.

Sementara itu, sebagian masyarakat mengetahuinya bahwa intelijen itu orang yang menyamar sebagai tukang bakso atau nasi goreng yang membawa Handy Talky. Stanislaus Riyanta pun menanggapi hal tersebut.

"Tugas di lapangan untuk mencari informasi kadang perlu menyamar sebagai cover, apa pun covernya yang penting bisa menjadi akses dan perlindungan bagi petugas untuk mendapatkan informasi," katanya.

"Cover atau samaran tergantung sasarannya juga, tidak melulu tukang bakso, bisa saja kan sebagai wartawan sambil pura-pura mau wawancara ternyata intel yang sedang mencari informasi," tambahnya.

Dia juga menjelaskan beberapa fungsi intelijen. "Ada yang mencari informasi di lapangan sebagai fungsi agen, ada juga yang fungsinya sebagai analis. Yang menggunakan cover biasanya agen di lapangan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Berpeluang Periksa...
Polisi Berpeluang Periksa Febrie Adriansyah terkait Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Dukung Penambahan Jumlah...
Dukung Penambahan Jumlah Polhut, Sahroni: Bukti Komitmen Pemerintah atas Perlindungan Hutan
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
Rekomendasi
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Duet Afgan dan Mahalini...
Duet Afgan dan Mahalini di Konser Retrospektif Bikin JICC Bergemuruh
Berita Terkini
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved