Gedung MA Dijaga TNI, Pascadigeledah KPK Terkait Dugaan Kasus Suap Hakim Agung

Rabu, 09 November 2022 - 16:35 WIB
loading...
Gedung MA Dijaga TNI,...
Gedung Mahkamah Agung (MA) dijaga oleh pasukan militer, setelah sebelumnya sempat digeledah oleh KPK beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gedung Mahkamah Agung (MA) dijaga oleh pasukan militer setelah sempat digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro mengatakan, ini merupakan bagian evaluasi pengamanan.

Kata Andi Samsan, pengamanan sebelumnya dilakukan oleh pihak internal MA yang dibantu oleh Militer TNI. "Karena menurut pengamatan belum memadai, sehingga perlu ditingkatkan," kata Andi Samsan kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Baca juga: Masa Penahanan Sudrajad Dimyati Cs Diperpanjang 40 Hari

Andi mengungkapkan, pengamanan Gedung MA ditingkatkan dengan mengambil personel TNI dari pengadilan militer.

"Pengamanan ini ditingkatkan tentunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti masuknya orang- orang yang tidak jelas urusan kepentingannya," katanya.

"Sekaligus memastikan tamu-tamu mana yang layak atau tidak layak masuk di Kantor MA untuk kepentingan mengecek dan melihat perkembangan perkaranya melalui PTSP," tambahnya.

Andi menjelaskan model pengamatan yang diperlukan MA ini memang sudah lama dipikirkan. Sebab kata dia, aspek keamanan di MA penting dilakukan bukan untuk menakut-nakuti.

"Tetapi keberadaannya di lembaga tertinggi penyelengaraan kekuasaan kehakiman dan juga tempat tumpuan akhir rakyat Indonesia mencari keadilan dibutuhkan suasana dan keamanan yang layak," jelasnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu KPK menggeledah Gedung MA berkaitan dengan kasus suap kepengurusan perkara yang dilakukan oleh Hakim Agung Sudrajad Dimyati cs.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Razman Nasution Tunggu...
Razman Nasution Tunggu Dieksekusi setelah Kasasi Ditolak MA: Saya Tidak akan Sembunyi
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
MA AS Anulir Perjanjian...
MA AS Anulir Perjanjian Kerjasam RI-AS? Politisi Gerindra Buka Suara
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved