Bongkar Robot Trading Net89, Komisi III DPR: Kolaborasi PPATK-Polri Harus Ditingkatkan

Senin, 07 November 2022 - 20:01 WIB
loading...
Bongkar Robot Trading Net89, Komisi III DPR: Kolaborasi PPATK-Polri Harus Ditingkatkan
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji kolaborasi Polri dan PPATK dalam pembekuan rekening Reza Shahrani alias Reza Paten dalam kasus penipuan, penggelapan, dan pencucian uang melalui robot trading Net89. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi III DPR mengapresiasi pembekuan rekening Reza Shahrani alias Reza Paten oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan total 150 rekening yang telah dibekukan. Pembekuan ini terkait penetapan tersangka 8 petinggi PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI) dalam kasus penipuan, penggelapan, dan pencucian uang melalui robot trading Net89 .

Atas kerja cepat PPATK dan Polri ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji kolaborasi kedua lembaga tersebut. Menurutnya, kerja sama ini harus ditingkatkan untuk membongkar aksus-kasus penggelapan dan pencucian uang lainnya. Baca juga: 230 Korban Robot Trading Net89 Datangi LPSK, Ajukan Permohonan Ganti Rugi

“Apresiasi atas kinerja baik yang dilakukan oleh Polri dan PPATK. Saya rasa kolaborasi kerja antar kedua lembaga ini harus terus ditingkatkan untuk membongkar kasus-kasus penggelapan dan pencucian uang lainnya,” ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (7/11/2022).

Sahroni melihat skema penipuan, penggelapan, dan pencucian uang melalui skema robot trading dan sejenisnya ini perlahan sudah dihabisi oleh penegak hukum. Untuk itu, politisi Partai Nasdem ini meminta para aparat tetap sigap terhadap peluang munculnya aktor serta skema-skema baru. Baca juga: Kasus Robot Trading Net89, PPATK Bekukan 150 Rekening di 25 Bank

“Publik telah melihat kinerja hebat aparat dalam memberantas skema robot trading ini. Tapi saya minta para penegak hukum tetap sigap dan waspada mengantisipasi munculnya aktor-aktor baru yang memainkan pola serupa,” pungkas Legislator asal Tanjung Priok ini.
(kri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1540 seconds (10.55#12.26)