Nasdem Intip Lawan, Cawapres Anies Disimpan untuk Kejutan Politik
Senin, 07 November 2022 - 07:47 WIB
loading...
Soal siapa cawapres Anies Baswedan, Nasdem menyebutnya akan menjadi element of surprise. Foto/antara
A
A
A
JAKARTA - Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS masih terus mematangkan pilihan soal pendamping Anies Baswedan sebagai cawapres. Demokrat mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedangkan PKS mengusung Ahmad Heryawan.
"Di dalam rapat tim kecil dua kali pertemuan memang PKS mengusulkan Ahmad Heryawan dan Demokrat mengusulkan Pak AHY. Kita menghormati itu sebagai keputusan partai. Tentu dalam hal ini Nasdem tidak mengusulkan kandidat dan nasdem menyerahkan ke Anies untuk menentukannya," kata Ketua DPP Nasdem Willy Aditya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (7/10/2022).
Baca juga: Kalau Anies Baswedan Tak Ambil Aher, Ini Langkah PKS
Willy menjelaskan, tiga partai ini sudah membuat mekanismenya masing-masing, yakni parpol boleh mengusulkan kandidat cawapres juga menerima kandidat di luar partai. Keputusan akhir berada di pimpinan partai. Sementara kriteria cawapres yaitu pertama, menambah daya ungkit; kedua, mensolidkan partai; dan ketiga, memiliki kapasitas pemerintahan.
Soal kapan waktunya, kata Willy, pihaknya akan mengintip terlebih dahulu pasangan calon yang akan menjadi kompetitor Anies di Pilpres 2024 mendatang.
"Di dalam rapat tim kecil dua kali pertemuan memang PKS mengusulkan Ahmad Heryawan dan Demokrat mengusulkan Pak AHY. Kita menghormati itu sebagai keputusan partai. Tentu dalam hal ini Nasdem tidak mengusulkan kandidat dan nasdem menyerahkan ke Anies untuk menentukannya," kata Ketua DPP Nasdem Willy Aditya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (7/10/2022).
Baca juga: Kalau Anies Baswedan Tak Ambil Aher, Ini Langkah PKS
Willy menjelaskan, tiga partai ini sudah membuat mekanismenya masing-masing, yakni parpol boleh mengusulkan kandidat cawapres juga menerima kandidat di luar partai. Keputusan akhir berada di pimpinan partai. Sementara kriteria cawapres yaitu pertama, menambah daya ungkit; kedua, mensolidkan partai; dan ketiga, memiliki kapasitas pemerintahan.
Soal kapan waktunya, kata Willy, pihaknya akan mengintip terlebih dahulu pasangan calon yang akan menjadi kompetitor Anies di Pilpres 2024 mendatang.
Lihat Juga :