Tari Ratoh Jaroe Gerakkan Hati untuk Saling Tebar Kebaikan

Sabtu, 05 November 2022 - 22:11 WIB
loading...
Tari Ratoh Jaroe Gerakkan Hati untuk Saling Tebar Kebaikan
Tari Ratoh Jaroe dinilai bisa menggerakkan hati untuk saling menebar kebaikan kepada sesama. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Tari Ratoh Jaroe dinilai bisa menggerakkan hati untuk saling menebar kebaikan kepada sesama, taat menjalani perintah-perintah-Nya, dan senantiasa berdoa memohon kebaikan bersama. Tarian asal Aceh yang semakin banyak digemari generasi muda ini tak bisa lepas dari syair yang dilantunkan dan rapa'i yang ditabuh untuk mengiringi tarian.

Hal tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki dalam sambutan tertulis pada Grand Final Festival Ratoh Jaroe Tingkat Nasional Tahun 2022 yang dibacakan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Akkar Arafat di Auditorium BPPA Jakarta, Sabtu (5/11/2022).

"Jika disimak syair-syair yang acapkali dilantunkan dalam mengiringi Tari Ratoh Jaroe ada beberapa hal yang sebenarnya hendak disampaikan. Yakni ajakan saling memberi salam saat bertemu, mengingatkan agar tidak lalai dengan kewajiban, terutama kewajiban manusia kepada Allah SWT dan mendoakan kebaikan bagi sesama serta masyarakat dan daerah tercinta," ujar Achmad Marzuki.

Baca juga: Pelepasan Penari Paguyuban Citra, Tingkatkan Upaya Diplomasi Budaya di Ranah Internasional



Menurutnya, seharusnya dengan menyaksikan Tari Ratoh Jaroe bisa menggerakkan hati untuk saling menebar kebaikan kepada sesama, taat menjalani perintah-perintah-Nya dan senantiasa berdoa memohon kebaikan bersama. Dia melanjutkan, jika dalam berbagai aktivitas kehidupan, seringkali membuat masyarakat terpecah belah karena berbagai kepentingan.

“Maka melalui pertunjukan seni mestinya bisa menyatukan kembali, agar besama-sama bisa mewujudkan indahnya kehidupan, dengan saling menebar salam dan kebaikan," tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan pengumuman Dewan Juri Festival Tari Ratoh Jaroe. Adapun dewan juri terdiri dari seniman tari Marzuki Hasan dan Asnawi Abdullah, serta budayawan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Ertis Yulia Manikam.

Festival tersebut memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Aceh diikuti 24 sekolah untuk kategori SMP dan 46 sekolah untuk kategori SMA/PT. Dewan juri menetapkan tujuh finalis untuk masing-masing kategori pada babak penyisihan yang dilaksanakan 29-31 Oktober 2022.

Kemudian, pada grand final, penampilan ketujuh finalis dinilai kembali. Juara I SMP Jakarta Islamic School, Juara II SMPN 85 Jakarta dan Juara III MTsN 27 Jakarta. Sedangkan Juara Harapan I-III berturut-turut SMPN 98 Jakarta, SMPN 75 Jakarta dan SMP Khalifa Insan Madani Sejahtera Kota Tangerang Selatan.

Sedangkan SMPN 161 ditetapkan sebagai Juara Favorit. Untuk kategori SMA/PT Juara I-III adalah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, SMA Muhammadiyah 4 Jakarta, dan SMA Jakarta Islamic School. Juara Harapan I hingga III adalah SMAN 7 Kota Tangerang, SMAN 101 Jakarta, dan SMAN 78 Jakarta.

Sementara itu, SMA Islam Al Azhar 8 Bekasi ditetapkan menjadi Juara Favorit. Piala Bergilir Gubernur Aceh untuk kategori SMP maupun SMA/PT diserahkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Aceh Ayu Chandra Febiola Nazuar. Selain mendapat piala dan sertifikat, para pemenang juga mendapat uang pembinaan dengan total Rp44 juta.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1588 seconds (10.55#12.26)