Indo Defence dan Kemandirian Pertahanan

Jum'at, 04 November 2022 - 15:00 WIB
loading...
A A A
Dari total peserta, sebanyak 154 di antaranya adalah industri pertahanan yang berasal dari Indonesia. selain perusahaan milik negara (BUMN), banyak perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pertahanan ikut serta dalam pameran yang digelar dua tahunan tersebut.

Mengapa Indo Defence 2022 ini penting? Ada sejumlah faktor yang mendasarinya. Pertama, di sini dipamerkan banyak sekali hasil industri pertahanan terbaru. Banyak negara memamerkan teknologi persenjataan baru dan tercanggih. Mereka beradu teknologi siapa yang paling unggul dalam menghadapi kondisi dunia yang makin tidak menentu.

Invasi Rusia ke Ukraina telah membuka mata dunia bahwa pertahanan suatu negara memang sangat vital dalam upaya untuk mempertahankan diri dari serangan negara lain. Di sini, Indonesia harus sadar bahwa keunggulan teknologi tempur sangat mutlak diperlukan. Karena semua negara berlomba menciptakan alat perang yang mutakhir.

Kedua, Indonesia harus memanfaatkan ajang Indo Defence ini untuk juga memperkenalkan semua keunggulan hasil produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan dalam negeri ke dunia.

Banyaknya negara yang ikut berpartisipasi dalam ajang tersebut bukan tidak mungkin bisa menjadi konsumen hasil alutsista anak negeri. Keunggulan-keunggulan alutsista buatan PT Pindad, pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dan industri nasional lainnya bisa dipasarkan ke dunia. Selain itu, mereka juga bisa diajak berkolaborasi atau menjadi partner dalam memproduksi alutsista dengan sistem bagi hasil dan alih teknologi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Semakin Kompleks,...
Tantangan Semakin Kompleks, Panglima TNI Minta Perwira Muda Kuasai Teknologi
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Kostrad Run 2026 di...
Kostrad Run 2026 di Monas, Warga Senang Lihat Alutsista
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Rekomendasi
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
Uji BYD M6 DM di Bandung...
Uji BYD M6 DM di Bandung Cetak Rekor 144 Km per Liter, Tertinggi dari Semua Kota yang Diuji
KSOP Utama Tanjung Priok...
KSOP Utama Tanjung Priok Dukung Transformasi Green Port JICT
Berita Terkini
KPK Kembangkan Kasus...
KPK Kembangkan Kasus Suap Rejang Lebong, Bidik Proyek Limbah Kesehatan di Bengkulu
Gelar Diskusi Program...
Gelar Diskusi Program MBG, Ini Rekomendasi Aktivis Perempuan Cipayung Plus
Usut Perkara TPPU Febrie...
Usut Perkara TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Kejagung Periksa 7 Orang Saksi
Presiden PKS Dorong...
Presiden PKS Dorong Komponen Bangsa Lebih Aktif Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Sekolah Nasional Terintegrasi:...
Sekolah Nasional Terintegrasi: Investasi Besar yang Harus Dijaga Konsistensinya
Marak Kasasi Jaksa atas...
Marak Kasasi Jaksa atas Vonis Bebas, Pakar Nilai Bertentangan dengan Asas Hukum
Infografis
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved