Forum R20 Resmi Ditutup, Gus Yahya: Tahun Depan India Jadi Tuan Rumah
Kamis, 03 November 2022 - 21:14 WIB
loading...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf resmi menutup Forum Religion of Twenty G20 di Hotel Grand Hyat Nusa Dua, Bali. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) KH Yahya Cholil Staquf resmi menutup Forum Religion of Twenty G20 di Hotel Grand Hyat Nusa Dua, Bali.
“Menandai berakhirnya acara ini, ada pengetukan (palu) untuk membukakan pintu pertolongan-Nya kepada kita,” kata Gus Yahya panggilan akrab KH Yahya Cholil Staquf saat menutup Forum R20, Kamis (3/11/2022).
Dalam kesempatan itu, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah bersama-sama hadir memenuhi undangannya. Gus Yahya menegaskan, Forum R20 menjadi awalan dari perwujudan harapan yang telah dilakukan NU selama ini.
Baca juga: Rais Aam PBNU: R20 Mengajak Junjung Moral dan Tata Krama
Di mana NU dari waktu ke waktu terus mencoba menjangkau seluruh masyarakat dunia untuk menjadi mitra guna menghasilkan satu gerakan global serta berkontribusi aktif dan positif terhadap pembangunan manusia dan masa depan yang lebih baik bagi peradaban manusia.
“Kami membuat satu panggilan universal dan Anda telah menjawab panggilan kami dan di titik ini, saya meyakini bahwa kita semua setuju dan sepakat untuk R20 bukan satu acara saja, tetapi mengembangkannya menjadi pergerakan global," tutur dia.
Baca juga: Di Forum R20, Jokowi: Tokoh Agama Bagian Penting dalam Membangun Persatuan
“Menandai berakhirnya acara ini, ada pengetukan (palu) untuk membukakan pintu pertolongan-Nya kepada kita,” kata Gus Yahya panggilan akrab KH Yahya Cholil Staquf saat menutup Forum R20, Kamis (3/11/2022).
Dalam kesempatan itu, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah bersama-sama hadir memenuhi undangannya. Gus Yahya menegaskan, Forum R20 menjadi awalan dari perwujudan harapan yang telah dilakukan NU selama ini.
Baca juga: Rais Aam PBNU: R20 Mengajak Junjung Moral dan Tata Krama
Di mana NU dari waktu ke waktu terus mencoba menjangkau seluruh masyarakat dunia untuk menjadi mitra guna menghasilkan satu gerakan global serta berkontribusi aktif dan positif terhadap pembangunan manusia dan masa depan yang lebih baik bagi peradaban manusia.
“Kami membuat satu panggilan universal dan Anda telah menjawab panggilan kami dan di titik ini, saya meyakini bahwa kita semua setuju dan sepakat untuk R20 bukan satu acara saja, tetapi mengembangkannya menjadi pergerakan global," tutur dia.
Baca juga: Di Forum R20, Jokowi: Tokoh Agama Bagian Penting dalam Membangun Persatuan
Lihat Juga :