Pengamat Ungkap Motif Wakil Rakyat Gelar Rapat di Markas KPK

Selasa, 07 Juli 2020 - 14:40 WIB
loading...
Pengamat Ungkap Motif...
Langkah Komisi III DPR menggelar RDP dengan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Gedung KPK hari ini menuai komentar beragam di masyarakat. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Langkah Komisi III DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK hari ini menuai komentar beragam di masyarakat. Sebab, RDP yang biasa dilakukan di Gedung Dewan, kini dilakukan di markas lembaga antikorupsi tersebut.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengungkap sejumlah motivasi para wakil yang menggelar rapat di Gedung KPK. Pertama, Komisi III menganggap KPK merupakan mitra kerjanya, sehingga wajar rapat di gelar di kantor itu.

"Memang menjadi menarik ada kemungkinan (rapat di markas KPK) untuk mendorong agar KPK bekerja lebih progresif dalam mencegah dan memberantas korupsi," tutur Suparji saat dihubungi SINDOnews, Selasa (7/7/2020).(Baca juga: Izinkan RDP di Gedung Merah Putih, KPK Dinilai Tunduk Pada Legislatif )

Di sisi lain, Suparji menganggap, rapat bersama itu dapat bermakna adanya sinergi KPK dengan DPR dalam melaksanakan agenda pemberantasan korupsi. Mengingat, sejauh ini para wakil rakyat hanya melihat 'dapur' KPK dari Senayan melalui rapat-rapat bersama tersebut.

Menurutnya, dengan rapat di markas KPK itu, maka anggota dewan dapat mengetahui langsung 'dapur' pemberantasan korupsi di lembaga itu. "Hal terpenting bukan di mana tempat RDP-nya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana segera mewujudkan Indonesia bebas korupsi," katanya.(Baca juga: Komisi III DPR Agendakan RDP di Markas KPK Siang Ini )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Rekomendasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Rektor UII Minta Gelar...
Rektor UII Minta Gelar Profesornya Tidak Ditulis Selain di Ijazah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved