Kepala BNPT Boy Rafli: Persaudaraan Sejati Kunci Terciptanya Persatuan dan Kesatuan
Selasa, 01 November 2022 - 23:07 WIB
loading...
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kunci terciptanya persatuan dan kesatuan Indonesia adalah rasa persaudaraan tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras dan golongan. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) , Komjen Pol Boy Rafli Amar dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergisitas Pencegahan Tindak Pidana Terorisme antara BNPT RI dengan Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) di Institut Teknologi Harapan Bangsa, Bandung, Jawa Barat.
Boy mengatakan, dengan semangat persaudaran sejati maka ikhtiar untuk dapat menyongsong Indonesia emas tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras, golongan bisa tercapai.
"Indonesia berbeda dengan negara lainnya karena Indonesia begitu beragam sehingga perbedaan merupakan suatu yang menguatkan bukan menjadi permasalahan," kata Boy pada Senin, 31 Oktober 2022 kemarin.
Boy menuturkan, membangun persaudaraan sejati merupakan kewajiban seluruh umat beragama. Sebagai warga negara, lanjut dia, kita diajarkan untuk bertoleransi, diajarkan untuk menghargai perbedaan dalam beragama, setiap agama mengajarkan kebaikan bagi pemeluknya.
"Tidak ada keraguan hidup berdampingan secara damai. Hal ini terlihat dari Sabang sampai Merauke," tuturnya. Baca: Bangun Narasi Kebangsaan, BNPT Hadirkan Warung NKRI
Boy mengatakan, dengan semangat persaudaran sejati maka ikhtiar untuk dapat menyongsong Indonesia emas tanpa melihat latar belakang suku, agama, ras, golongan bisa tercapai.
"Indonesia berbeda dengan negara lainnya karena Indonesia begitu beragam sehingga perbedaan merupakan suatu yang menguatkan bukan menjadi permasalahan," kata Boy pada Senin, 31 Oktober 2022 kemarin.
Boy menuturkan, membangun persaudaraan sejati merupakan kewajiban seluruh umat beragama. Sebagai warga negara, lanjut dia, kita diajarkan untuk bertoleransi, diajarkan untuk menghargai perbedaan dalam beragama, setiap agama mengajarkan kebaikan bagi pemeluknya.
"Tidak ada keraguan hidup berdampingan secara damai. Hal ini terlihat dari Sabang sampai Merauke," tuturnya. Baca: Bangun Narasi Kebangsaan, BNPT Hadirkan Warung NKRI
Lihat Juga :