Cegah Stunting, Masa Depan Bangsa Ada pada Anak Indonesia

Senin, 31 Oktober 2022 - 11:10 WIB
loading...
Cegah Stunting, Masa...
Webinar NyalakanHarapan Gizi Anak Indonesia dengan tema Kenali Stunting dan Cara Mengatasinya, Minggu (30/10/2022). Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Masa depan bangsa sedikit banyaknya dipengaruh dengan perkembangan anak. Karenanya terkait permasalahan stunting , sudah seharusnya bisa ditekan dan bisa tuntas.

Pandangan ini terungkap dalam Webinar #NyalakanHarapan Gizi Anak Indonesia dengan tema Kenali Stunting dan Cara Mengatasinya, Minggu (30/10/2022).

Baca juga: Optimalisasi Program Stunting

Webinar yang diprakarsai Human Initiative berkolaborasi dengan Limitless Foundation dan Danone Indonesia ini, bertujuan untuk membangun kesadaran semua pihak terhadap masa depan anak Indonesia mengingat isu stunting masih menjadi tantangan di negeri ini.

Hadir sebagai pembicara, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menjelaskan tentang intervensi pada program stunting dari perspektif kerja BKKBN serta upaya penanganan isu stunting nasional.

"Sebagaimana kita ketahui, bahwa isu stunting menjadi perhatian khusus pemerintah saat ini," kata Hasto.

Baca juga: Perangi Stunting, Pangkas Obesitas

Sementara Dokter serta Pendiri Limitless Foundation, dr Nadhira Afifa mengungkapkan, pentingnya edukasi stunting serta faktor penyebab dari stunting.

"Pentingnya memperhatikan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta langkah-langkah untuk mengetahui stunting pada anak. Perlu adanya kerja sama secara menyeluruh dari berbagai macam pihak untuk dapat mencegah stunting pada anak," jelasnya.

"Melalui program untuk anak pelosok, kami berharap mata acara di dalamnya dapat berkontribusi dalam upaya peningkatan akses pendidikan dan kesehatan anak di Indonesia, terutama dalam upaya penanganan stunting dan gizi kurang di pelosok Indonesia," tambahnya.

Pada kesempatan kali ini, turut hadir pula perwakilan dari Danone Indonesia serta Human Initiative. Masing-masing dari mereka memaparkan tentang langkah-langkah serta program yang telah dilakukan untuk membantu menurunkan angka stunting di Indonesia.

Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin menjelaskan, pihaknya terus berupaya mencegah stunting dan menjadi fokus perusahaan.

"Sejalan dengan misi perusahaan yakni membawa kesehatan kesebanyak mungkin orang, upaya pencegahan dan penanganan stunting menjadi fokus utama dari sisi perusahaan," tuturnya.

"Kami percaya, bahwa setiap anak memiliki hak untuk maju dan berkembang dengan terlepas dari permasalahan stunting. Karena anak stunting tidak hanya mengalami hambatan pertumbuhan fisik, tapi nutrisinya juga tidak mencukupi juga memengaruhi kekuatan daya tahan tubuh hingga perkembangan otak anak," jelasnya.

Dikatakan Arif Mujahidin, sejalan dengan program utama pihaknya terus berupaya bersama cegah stunting dengan Human Initiative dan Limitless, untuk memberikan edukasi ke sebanyak mungkin kepada masyarakat.

"Dengan harapan dapat menekan angka pertumbuhan stunting di Indonesia," tutupnya.

Acara ini diakhiri dengan launching kolaborasi antara Human initiative, Limitless Foundation, dan Danone Indonesia dalam program yang berfokus pada penguatan gizi anak Indonesia.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Prabowo: MBG Jawaban...
Prabowo: MBG Jawaban Negara Atas Masalah Gizi Anak Indonesia
GENTING Collaboration...
GENTING Collaboration Summit 2025 Teguhkan Sinergi Pentahelix untuk Arah Kebijakan 2026
Pengasuhan 1.000 Hari...
Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Antara Budaya dan Data
Liwetan Bersama Warga...
Liwetan Bersama Warga Neglasari, Angela Tanoesoedibjo Beri Edukasi Cegah Stunting
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
CSR Berkelanjutan Lippo...
CSR Berkelanjutan Lippo Cikarang Cosmopolis, Tanggap Bencana-Penurunan Stunting
Rekomendasi
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved