Pilpres 2024, Peneliti Politik BRIN: Waktu Tepat bagi Puan Maharani Maju Capres
Minggu, 30 Oktober 2022 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Masyarakat Depok dan Tangsel Deklarasi Dukung Puan Maharani Capres 2024
"Karena sesungguhnya kemampuan perempuan itu tidak kalah, bahkan bisa jauh melampaui laki-laki. Saya selalu senang jika ada perempuan yang maju jadi calon presiden seperti Ibu Puan. Maka harusnya perempuan Indonesia mendukung dengan semangat perempuan dukung sesama perempuan," ucapnya.
Siti Zuhro mengatakan, pemimpin perempuan memiliki keunggulan tersendiri, antara lain mempunyai kepekaan emosional, empati dan simpati yang baik, sangat detail, dan kehalusan budi bahasanya membuat banyak persoalan bisa teratasi dengan baik.
"Hal lain adalah banyak persoalan selama ini terkait perempuan seperti kekerasan, ketimpangan, kematian ibu dan anak, stunting atau gizi buruk, atau perlakuan diskriminatif, itu akan lebih mudah diatasi oleh sesama perempuan. Sebab, dia paham dengan baik kondisi dan persoalannya. Apa yang jadi persoalan perempuan itu butuh sentuhan perempuan," ujarnya.
Siti Zuhro mengingatkan agar masyarakat harus jeli memilih pemimpin dan tidak mudah terkecoh dengan hasil survei yang menjajakan popularitas dan elektabilitas. "Saya sampaikan, itu menyesatkan jika kita memilih hanya karena hasil survei. Kalau perkaranya popularitas itu banyak artis yang terkenal. Tapi apakah bisa presiden tolok ukurnya itu? Tentu tidak," ujarnya.
"Karena sesungguhnya kemampuan perempuan itu tidak kalah, bahkan bisa jauh melampaui laki-laki. Saya selalu senang jika ada perempuan yang maju jadi calon presiden seperti Ibu Puan. Maka harusnya perempuan Indonesia mendukung dengan semangat perempuan dukung sesama perempuan," ucapnya.
Siti Zuhro mengatakan, pemimpin perempuan memiliki keunggulan tersendiri, antara lain mempunyai kepekaan emosional, empati dan simpati yang baik, sangat detail, dan kehalusan budi bahasanya membuat banyak persoalan bisa teratasi dengan baik.
"Hal lain adalah banyak persoalan selama ini terkait perempuan seperti kekerasan, ketimpangan, kematian ibu dan anak, stunting atau gizi buruk, atau perlakuan diskriminatif, itu akan lebih mudah diatasi oleh sesama perempuan. Sebab, dia paham dengan baik kondisi dan persoalannya. Apa yang jadi persoalan perempuan itu butuh sentuhan perempuan," ujarnya.
Siti Zuhro mengingatkan agar masyarakat harus jeli memilih pemimpin dan tidak mudah terkecoh dengan hasil survei yang menjajakan popularitas dan elektabilitas. "Saya sampaikan, itu menyesatkan jika kita memilih hanya karena hasil survei. Kalau perkaranya popularitas itu banyak artis yang terkenal. Tapi apakah bisa presiden tolok ukurnya itu? Tentu tidak," ujarnya.
Lihat Juga :