Kongres Nasional ke-39, Syarikat Islam Indonesia Ajak Umat Jaga Nilai Persatuan dan Kesatuan

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 22:34 WIB
loading...
A A A
"Dengan ilmu kita diajarkan untuk jujur, dengan ilmu kita tidak akan menyebarkan berita-berita bohong dan hoaks, tidak akan melakukan dugaan-dugaan," ujarnya.

Syarikat Islam Indonesia merupakan organisasi massa tertua yang berdiri sejak era kolonialisme yang didirikan oleh Samanhudi pada 16 Oktober 1905. Nama pertama organisasi ini adalah Sarekat Dagang Islam (SDA) yang didirikan sebagai wadah perkumpulan dan pergerakan bagi para pedagang Muslim pribumi guna menandingi monopoli pedagang Tionghoa kala itu.

Syarikat Islam Indonesia sempat menjadi partai politik tapi sejak 2003 organisasi ini menjadi organisasi masyarakat dan bertahan hingga sekarang.

Syarikat Islam Indonesia meminta umat Islam selalu menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Hal itu guna menciptakan kondisi sosial dan politik yang stabil di Indonesia.

Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) Syarikat Islam Indonesia, Muflich Chalif Ibrahim mengatakan umat Islam harus lebih dulu menjadi faktor pemersatu dan perekat. Sebab, ketika umat Islam kuat dan solid bisa memudahkan mempersatukan seluruh masyarakat sebangsa dan setanah air. Baca juga:

"Saya yakin selama Syarikat Islam Indonesia masih ada di Bumi Nusantara ini, selama itu pula Indonesia akan tetap jaya dan lestari berkesinambungan," ujarnya dalam Kongres Nasional ke-39 Syarikat Islam Indonesia yang digelar di Asrama Haji, Jakarta Timur, Jumat (28/10/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved