Isu Ditawari Jatah Menteri Demi Jegal Anies, Begini Jawaban PKS
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Apakah PKS kembali ditawari uang dan posisi menteri untuk menjegal Anies, Mabruri tidak menjawab jelas mengenai itu. Yang pasti, menurutnya, tidak boleh saling menjegal dalam proses politik.
“Kan enggak boleh saling jegal. Kita kan bukan begal,” jawabnya sambil tertawa.
Soal kepastian PKS mengusung Anies dalam Pilpres 2024 bersama Nasdem dan Partai Demokrat, dia menjawab bahwa saat ini komunikasi menuju itu masih sedang berproses. “Dalam proses (pembahasan koalisi),” pungkas Mabruri.
Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP PKS Al Muzzammil Yusuf menjelaskan belum ada perubahan terhadap keputusan Majelis Syura PKS pada Pilpres 2019. “Bahwa PKS akan berperan aktif bersikap kritis dan konstruktif di luar pemerintahan,” kata Al Muzzammil Yusuf.
Dia menuturkan, pilihan oposisi tersebut merupakan keniscayaan demokrasi agar ada check and balances terhadap jalannya pemerintahan. “Perubahan sikap PKS harus melalui putusan Majelis Syuro berikutnya. Sampai sekarang belum ada,” pungkasnya.
“Kan enggak boleh saling jegal. Kita kan bukan begal,” jawabnya sambil tertawa.
Soal kepastian PKS mengusung Anies dalam Pilpres 2024 bersama Nasdem dan Partai Demokrat, dia menjawab bahwa saat ini komunikasi menuju itu masih sedang berproses. “Dalam proses (pembahasan koalisi),” pungkas Mabruri.
Ketua Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP PKS Al Muzzammil Yusuf menjelaskan belum ada perubahan terhadap keputusan Majelis Syura PKS pada Pilpres 2019. “Bahwa PKS akan berperan aktif bersikap kritis dan konstruktif di luar pemerintahan,” kata Al Muzzammil Yusuf.
Dia menuturkan, pilihan oposisi tersebut merupakan keniscayaan demokrasi agar ada check and balances terhadap jalannya pemerintahan. “Perubahan sikap PKS harus melalui putusan Majelis Syuro berikutnya. Sampai sekarang belum ada,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :