Orang Tua Brigadir J Ingatkan Bharada E: Coba Lihat Saya Nak, Kamu Harus Jujur
Selasa, 25 Oktober 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
"Yang saya mohon sebelumnya Yang Mulia, saya mohon pada Bharada E, coba lihat saya, Nak. Kamu harus berkata jujur. Apa yang kamu lihat, apa yang kamu rasakan saat kejadian saya mohon di persidangan selanjutnya di depan hakim Yang Mulia kamu jujur. Tuhan Yesus berkati," tegasnya.
Rosti Simanjuntak pun mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, Bharada E harus berkata jujur dalam persidangan. Bahkan, menurutnya, Bharada E harus bisa memulihkan nama Brigadir J yang telah rusak oleh perbuatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Sama, Pak. Saya minta berkata jujurlah, sejujur-jujurnya agar pemulihan nama anak saya jangan skenario itu terus. Itu anak saya sudah terbunuh secara keji, masih juga selalu difitnah, rekayasa mereka. Jadi Bharada E ada di dalam ya mohon. Karena kita diajarkan saling berkata jujur, dan saling mengampuni. Berkata jujurlah, sejujur-jujurnya, jangan ada yang ditutup-tutupi, jangan ada pembohong dan pembohong diikuti terus," paparnya.
Menurut Rosti, sebagai orang tua dirinya berduka atas kepergian anaknya. "Sebenarnya secara manusia kalian tidak ada hati nurani sedikit pun pada anakku, menyelamatkan anakku. Tapi kami diajarkan beriman pada Tuhan, saling mengampuni. Jadi kami mohon, Nak, agar arwah anak kami tenang, tolong berkata jujur, Nak. Darahnya, tangisannya, biar Tuhan terima di sisi-Nya."
Rosti Simanjuntak pun mengutarakan hal yang sama. Menurutnya, Bharada E harus berkata jujur dalam persidangan. Bahkan, menurutnya, Bharada E harus bisa memulihkan nama Brigadir J yang telah rusak oleh perbuatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Sama, Pak. Saya minta berkata jujurlah, sejujur-jujurnya agar pemulihan nama anak saya jangan skenario itu terus. Itu anak saya sudah terbunuh secara keji, masih juga selalu difitnah, rekayasa mereka. Jadi Bharada E ada di dalam ya mohon. Karena kita diajarkan saling berkata jujur, dan saling mengampuni. Berkata jujurlah, sejujur-jujurnya, jangan ada yang ditutup-tutupi, jangan ada pembohong dan pembohong diikuti terus," paparnya.
Menurut Rosti, sebagai orang tua dirinya berduka atas kepergian anaknya. "Sebenarnya secara manusia kalian tidak ada hati nurani sedikit pun pada anakku, menyelamatkan anakku. Tapi kami diajarkan beriman pada Tuhan, saling mengampuni. Jadi kami mohon, Nak, agar arwah anak kami tenang, tolong berkata jujur, Nak. Darahnya, tangisannya, biar Tuhan terima di sisi-Nya."
(zik)
Lihat Juga :