Peringati HSN 2022, Gus Halim Ajak Santri Tingkatkan Kualitas
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 21:28 WIB
loading...
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengajak para santri terus meningkatkan kapasitas keilmuan agar mampu bersaing di berbagai bidang. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak para santri terus meningkatkan kapasitas keilmuan agar mampu bersaing di berbagai bidang. Sebagai generasi penerus ulama, kaum santri harus mampu mengisi ruang-ruang strategis dalam berbangsa dan bernegara.
"Saya mengajak kepada seluruh santri untuk terus belajar, untuk terus berikhtiar maksimal. Prestasi kalian luar biasa, masa depan Indonesia tergantung pada santri-santri kita semua, termasuk para Santri Nurul Jadid," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022).
Gus Halim menerangkan, pesantren adalah bagian penting atas sejarah peradaban bangsa. Pondok pesantren telah melahirkan banyak pejuang Nahdlatul Ulama (NU) berkualitas. Karena itu, kaum santri juga harus berhasil membersamai dan mendamping masyarakat di setiap lapisan kehidupan.
Baca juga: Wapres Ma’ruf Amin: Santri Tak Berhenti Mengabdi sampai Hari Ini
"Hari ini alumni-alumni Nurul Jadid itu merambah di seluruh sel kehidupan di Indonesia. Itu artinya, alumni Nurul Jadid adalah para alumni yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk hidup di mana pun dan menjadi pejuang Nahdlatul Ulama di mana pun berada," kata Dr HC UNY itu.
"Saya mengajak kepada seluruh santri untuk terus belajar, untuk terus berikhtiar maksimal. Prestasi kalian luar biasa, masa depan Indonesia tergantung pada santri-santri kita semua, termasuk para Santri Nurul Jadid," kata Gus Halim, sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2022 di Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022).
Gus Halim menerangkan, pesantren adalah bagian penting atas sejarah peradaban bangsa. Pondok pesantren telah melahirkan banyak pejuang Nahdlatul Ulama (NU) berkualitas. Karena itu, kaum santri juga harus berhasil membersamai dan mendamping masyarakat di setiap lapisan kehidupan.
Baca juga: Wapres Ma’ruf Amin: Santri Tak Berhenti Mengabdi sampai Hari Ini
"Hari ini alumni-alumni Nurul Jadid itu merambah di seluruh sel kehidupan di Indonesia. Itu artinya, alumni Nurul Jadid adalah para alumni yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk hidup di mana pun dan menjadi pejuang Nahdlatul Ulama di mana pun berada," kata Dr HC UNY itu.
Lihat Juga :