Survei Charta Politika: Prabowo Paling Banyak Dipilih Jadi Capres oleh Masyarakat Jabar

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 18:14 WIB
loading...
Survei Charta Politika: Prabowo Paling Banyak Dipilih Jadi Capres oleh Masyarakat Jabar
Hasil survei Charta Politika Indonesia menyebut Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi dari masyarakat Provinsi Jawa Barat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hasil survei Charta Politika Indonesia menyebut Prabowo Subianto memiliki tingkat keterpilihan atau elektabilitas tertinggi dari masyarakat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan pada September 2022.

"Prabowo Subianto menjadi pilihan tertinggi publik sebagai calon presiden," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, Jumat (21/10/2022).

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu memperoleh elektabilitas sebesar 31,3%. Sementara, Anies Baswedan menduduki peringkat kedua dengan elektabilitas sebesar 19,1%. Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menduduki peringkat ketiga dengan elektabilitas sebesar 18,3%. Pada posisi keempat, diisi oleh Ganjar Pranowo dengan memperoleh elektabilitas sebesar 16,3%. Sementara, Airlangga Hartarto menduduki peringkat kelima dengan memperoleh elektabilitas sebesar 3,2%.

Baca juga: Tiga Elite Gerindra Bertemu, Tegaskan Prabowo Capres 2024

Agus Harimurti Yudhyono (AHY) menyusul dengan elektabilitas sebesar 2,1%. Di bawahnya, terdapat sosok Sandiaga Uno dengan elektabilitas sebesar 1,7%. Sementara, Puan Maharani berada di peringkat kedelapan dengan elektabilitas sebesar 1,2%. Di posisi kesembilan, nama Erick Thohir muncul dengan elektabilitas sebesar 0,7%, dan terakhir ada nama Khofifah Indar Parawansa dengan elektabilitas 0,1%. "Tidak tahu atau tidak jawab 5,8%," ujarnya.

Baca juga: Hasil Survei IPS: Elektabilitas Prabowo Masih Tertinggi

Untuk diketahui, survei Charta Politika Indonesia di Provinsi Jawa Barat ini dilakukan pada tanggal 20-27 September 2022 kemarin. Di mana, sebanyak 1.200 responden yang diambil dalam survei ini.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Sementara, metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) pada tingkat kepercayaan 95%.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2032 seconds (11.252#12.26)