KSAD Jenderal Dudung Panen Raya di Desa Wanaraja Bekasi
Rabu, 19 Oktober 2022 - 23:49 WIB
loading...
A
A
A
"Termasuk di mana warga yang betul-betul kesulitan dan itu Babinsa langsung bisa video call dengan saya, dengan Pangdam sehingga kita harus bisa menyelesaikan. Itu merupakan perintah harian yang ke-5 dari 8 perintah KSAD yang intinya bahwa TNI AD harus tahu kesulitan -kesulitan masyarakat dan harus menjadi solusi. Ini yang saya tekankan kepada jajaran TNI Angkatan Darat," pungkasnya.
Dalam kegiatan panen raya, Jenderal Dudung bersama jajaran sempat memanen langsung jagung dan padi yang ada di lokasi itu dan langsung diberikan kepada masyarakat. Selain itu juga menyempatkan diri makan di tempat UMKM binaannya yang berada di sekitar lokasi. Termasuk penyerahan Bantuan Berupa Hand Tractor dan Penyerahan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat dan Kelompok Tani.
Sekadar diketahui lahan Kodam Jaya di wilayah Korem 051/Wkt ada dua tempat. Pertama lahan yang berada di Cicau dengan luas lebih kurang 32 hektare saat ini menjadi lahan belum diolah, namun sudah ditinjau oleh Makostrad akan dijadikan Batalyon Intai Tempur.
Kemudian lahan di Desa Wanajaya tempat pertanian seluas kurang lebih 42 hektare. Semula dikelola oleh 28 petani seluas kurang lebih 28,7 hektare dan 14,2 hektare lahan tidak diolah. Baca juga: KSAD Dudung Dinilai Penerus Warisan Jenderal Soedirman
Hadir mendampingi Jenderal Dudung Abdurachman yakni Aster KSAD Mayjen TNI Karmin Suharna, Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari dan Koorspri KSAD Kolonel Inf Dwi Sasongko.
Dalam kegiatan panen raya, Jenderal Dudung bersama jajaran sempat memanen langsung jagung dan padi yang ada di lokasi itu dan langsung diberikan kepada masyarakat. Selain itu juga menyempatkan diri makan di tempat UMKM binaannya yang berada di sekitar lokasi. Termasuk penyerahan Bantuan Berupa Hand Tractor dan Penyerahan 1000 Paket Sembako untuk Masyarakat dan Kelompok Tani.
Sekadar diketahui lahan Kodam Jaya di wilayah Korem 051/Wkt ada dua tempat. Pertama lahan yang berada di Cicau dengan luas lebih kurang 32 hektare saat ini menjadi lahan belum diolah, namun sudah ditinjau oleh Makostrad akan dijadikan Batalyon Intai Tempur.
Kemudian lahan di Desa Wanajaya tempat pertanian seluas kurang lebih 42 hektare. Semula dikelola oleh 28 petani seluas kurang lebih 28,7 hektare dan 14,2 hektare lahan tidak diolah. Baca juga: KSAD Dudung Dinilai Penerus Warisan Jenderal Soedirman
Hadir mendampingi Jenderal Dudung Abdurachman yakni Aster KSAD Mayjen TNI Karmin Suharna, Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari dan Koorspri KSAD Kolonel Inf Dwi Sasongko.
(mhd)
Lihat Juga :