Menkumham: Napi Asimilasi Berulah Lagi Bakal Diancam Pidana Baru
Selasa, 14 April 2020 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Yasonna, tidak ada alasan untuk menolerir warga binaan yang berulah kembali saat menjalani asimilasi dan integrasi. Namun, penangkapan kembali warga binaan tersebut adalah bukti berjalannya koordinasi antara jajaran Ditjenpas dengan aparat penegak hukum lainnya.
“Ada yang bilang program ini gagal dan mengancam keamanan nasional. Saya rasa sebaliknya. Ini bukti koordinasi pengawasan berjalan baik,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Yasonna menjelaskan pihaknya memberikan asimilasi dan integrasi pada puluhan ribu warga binaan, didasari alasan kemanusiaan terhadap penghuni lapas-rutan yang over kapasitas di tengah pandemi Covid-19.
Yasonna yakin program ini akan berhasil dengan kerja sama semua pihak, koordinasi Ditjenpas serta penegak hukum, masyarakat, dan pihak keluarga yang memberi jaminan.
“Jika ada berita tentang warga binaan kembali berulah, segera koordinasi ke Polres setempat. Periksa, jika itu adalah warga binaan yang diasimilasikan, langsung masukkan lagi ke straft cell,” tuturnya.
“Ada yang bilang program ini gagal dan mengancam keamanan nasional. Saya rasa sebaliknya. Ini bukti koordinasi pengawasan berjalan baik,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Yasonna menjelaskan pihaknya memberikan asimilasi dan integrasi pada puluhan ribu warga binaan, didasari alasan kemanusiaan terhadap penghuni lapas-rutan yang over kapasitas di tengah pandemi Covid-19.
Yasonna yakin program ini akan berhasil dengan kerja sama semua pihak, koordinasi Ditjenpas serta penegak hukum, masyarakat, dan pihak keluarga yang memberi jaminan.
“Jika ada berita tentang warga binaan kembali berulah, segera koordinasi ke Polres setempat. Periksa, jika itu adalah warga binaan yang diasimilasikan, langsung masukkan lagi ke straft cell,” tuturnya.
(mpur)
Lihat Juga :