LKBN Antara Bangun Kompleks Jurnalistik Moderen di Pasar Baru Jakarta
Minggu, 16 Oktober 2022 - 12:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Kompleks Jalan Pasar Baru Ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya
Perjalanan panjang Antara selama 85 tahun mengabadikan setiap peristiwa yang mendewasakan Republik akan memperoleh tempat terhormat dalam detil desain kompleks jurnalistik moderen itu yang akan merujuk pada fungsi yang ramah publik dan ramah lingkungan.
Selain itu, ikon baru ini dipastikan juga akan menjadi representasi sebuah upaya pelestarian sejarah, baik secara fisik maupun filosofis dalam arsitektur kontemporer yang menggarisbawahi transisi bangunan bersejarah menuju bangunan kontemporer mengingat lokasinya yang terletak di salah satu kawasan dengan banyak simbol sejarah atau budaya Jakarta, seperti Masjid Istiqlal, Katedral Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta, dan Kompleks Pos Bloc.
“Kami bercita-cita bahwa kompleks jurnalistik moderen di Jalan Antara ini menjadi ikon jurnalisme dan pemicu revitalisasi kawasan historis Pasar Baru,” tuturnya.
Dia menuturkan, kompleks jurnalistik moderen ini akan terdiri dari dua bagian yaitu gedung bekas Aneta yang sudah tidak difungsikan selama 30-an tahun terakhir dan gedung Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) yang selama ini difungsikan sebagai tempat untuk mewadahi pameran atau apresiasi seni dari komunitas foto-jurnalistik dan lainnya.
Bekas gedung Aneta akan direvitalisasi sebagai sebuah ruang redaksi konvergensi yang tidak hanya menjadi tempat diabadikan dan didesiminasikannya perjalanan bangsa ke publik, namun juga sebuah laboratorium pembelajaran bagi seluruh entitas yang peduli dengan perkembangan jurnalisme Indonesia.
Sementara itu, gedung GFJA diproyeksikan untuk tidak hanya menjadi museum dan galeri untuk menampilkan hasil karya jurnalistik dan seni, namun juga mewadahi diskusi dan dialog komunitas, baik tentang jurnalisme dan segala tantangannya di masa depan ataupun sarana menjembatani lahirnya gagasan atau pemikiran yang akan membawa perbaikan bagi negeri.
Perjalanan panjang Antara selama 85 tahun mengabadikan setiap peristiwa yang mendewasakan Republik akan memperoleh tempat terhormat dalam detil desain kompleks jurnalistik moderen itu yang akan merujuk pada fungsi yang ramah publik dan ramah lingkungan.
Selain itu, ikon baru ini dipastikan juga akan menjadi representasi sebuah upaya pelestarian sejarah, baik secara fisik maupun filosofis dalam arsitektur kontemporer yang menggarisbawahi transisi bangunan bersejarah menuju bangunan kontemporer mengingat lokasinya yang terletak di salah satu kawasan dengan banyak simbol sejarah atau budaya Jakarta, seperti Masjid Istiqlal, Katedral Jakarta, Gedung Kesenian Jakarta, dan Kompleks Pos Bloc.
“Kami bercita-cita bahwa kompleks jurnalistik moderen di Jalan Antara ini menjadi ikon jurnalisme dan pemicu revitalisasi kawasan historis Pasar Baru,” tuturnya.
Dia menuturkan, kompleks jurnalistik moderen ini akan terdiri dari dua bagian yaitu gedung bekas Aneta yang sudah tidak difungsikan selama 30-an tahun terakhir dan gedung Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) yang selama ini difungsikan sebagai tempat untuk mewadahi pameran atau apresiasi seni dari komunitas foto-jurnalistik dan lainnya.
Bekas gedung Aneta akan direvitalisasi sebagai sebuah ruang redaksi konvergensi yang tidak hanya menjadi tempat diabadikan dan didesiminasikannya perjalanan bangsa ke publik, namun juga sebuah laboratorium pembelajaran bagi seluruh entitas yang peduli dengan perkembangan jurnalisme Indonesia.
Sementara itu, gedung GFJA diproyeksikan untuk tidak hanya menjadi museum dan galeri untuk menampilkan hasil karya jurnalistik dan seni, namun juga mewadahi diskusi dan dialog komunitas, baik tentang jurnalisme dan segala tantangannya di masa depan ataupun sarana menjembatani lahirnya gagasan atau pemikiran yang akan membawa perbaikan bagi negeri.
Lihat Juga :