PDIP Kaget Nasdem Sebut Anies Antitesa Jokowi
Kamis, 13 Oktober 2022 - 10:12 WIB
loading...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku kaget dengan pernyataan politikus Partai Nasdem Zulfan Lindan, bahwa Anies Baswedan antitesa Presiden Jokowi. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengaku kaget dengan pernyataan politikus Partai Nasdem Zulfan Lindan, bahwa Anies Baswedan antitesa Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Hasto, pernyataan itu menimbulkan persoalan tata pemerintahan dan juga etika politik yang serius.
"Jujur saya sangat kaget dengan pernyataan Partai Nasdem melalui Pak Zulfan Lindan bahwa Pak Anies merupakan antitesa Pak Jokowi. Ini menimbulkan persoalan tata pemerintahan dan etika politik yang sangat serius," kata Hasto kepada wartawan dikutip Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Breaking News, Nasdem Usung Anies Capres 2024
Hasto menjelaskan, antitesa artinya kondisi yang sama sekali berbeda, yang berlawanan 180 derajat dengan kondisi status quo, antitesa artinya vis a vis atau diametral. Jadi secara sadar, Nasdem melalui pernyataan Zulfan Lindan menegaskan hal tersebut. Dengan demikian dalam cara berpikir, kebijakan dan skala prioritas Nasdem dengan mencalonkan Anies juga menjadi antitesis, sementara sejumlah kader Nasdem menjadi menteri Jokowi.
"Bukankah dukungan Nasdem terhadap Pak Anies tersebut bersifat wajib bagi kader Nasdem. Kecuali Nasdem mengecualikan bahwa menteri-menteri yang di kabinet, menyatakan secara formal tidak mendukung Pak Anies," ujarnya.
Baca juga: Duet Anies-AHY Dinilai Antitesa dari Kepemimpinan Jokowi
Menurut Hasto, pernyataan itu menimbulkan persoalan tata pemerintahan dan juga etika politik yang serius.
"Jujur saya sangat kaget dengan pernyataan Partai Nasdem melalui Pak Zulfan Lindan bahwa Pak Anies merupakan antitesa Pak Jokowi. Ini menimbulkan persoalan tata pemerintahan dan etika politik yang sangat serius," kata Hasto kepada wartawan dikutip Kamis (13/10/2022).
Baca juga: Breaking News, Nasdem Usung Anies Capres 2024
Hasto menjelaskan, antitesa artinya kondisi yang sama sekali berbeda, yang berlawanan 180 derajat dengan kondisi status quo, antitesa artinya vis a vis atau diametral. Jadi secara sadar, Nasdem melalui pernyataan Zulfan Lindan menegaskan hal tersebut. Dengan demikian dalam cara berpikir, kebijakan dan skala prioritas Nasdem dengan mencalonkan Anies juga menjadi antitesis, sementara sejumlah kader Nasdem menjadi menteri Jokowi.
"Bukankah dukungan Nasdem terhadap Pak Anies tersebut bersifat wajib bagi kader Nasdem. Kecuali Nasdem mengecualikan bahwa menteri-menteri yang di kabinet, menyatakan secara formal tidak mendukung Pak Anies," ujarnya.
Baca juga: Duet Anies-AHY Dinilai Antitesa dari Kepemimpinan Jokowi
Lihat Juga :