Jadi Andalan TNI AU, Ini Spesifikasi dan Persenjataan Canggih Sukhoi Su-27
Senin, 10 Oktober 2022 - 05:29 WIB
loading...
Sukhoi Su-27 merupakan pesawat tempur andalan TNI Angkatan Udara (AU) dalam menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sukhoi Su-27 merupakan pesawat tempur andalan TNI Angkatan Udara (AU) dalam menjaga kedaulatan ruang udara Indonesia. Sukhoi merupakan pesawat tempur yang diproduksi Uni Soviet sekarang bernama Rusia.
Dikutip dari laman resmi TNI AU dijelaskan, pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet. Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi.
Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 memiliki bentuk yang hampir mirip. Hal itu keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interceptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.
Baca juga: Lanud Sultan Hasanuddin Sukses Laksanakan Uji Fungsi Flare Sukhoi Su-27/30
Pada pertengahan 1970-an, F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon membuat Blok Timur berada pada kesulitan. Peluncuran Sukhoi Su-27 dan MiG-29 Fulcrum pada pertengahan 1980-an, membuat keadaan menjadi berimbang. Didesain sebagai pesawat tempur berperforma tinggi dengan sebuah sistem kontrol fly-by-wire dan kemampuan untuk membawa sampai 10AAM.
Dikutip dari laman resmi TNI AU dijelaskan, pesawat ini direncanakan untuk menjadi saingan utama generasi baru pesawat tempur Amerika Serikat yaitu F-14 Tomcat, F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, dan F/A-18 Hornet. Su-27 memiliki jarak jangkau yang jauh, persenjataan yang berat, dan kelincahan yang tinggi.
Pesawat ini sering disebut sebagai hasil persaingan antara Sukhoi dengan Mikoyan Gurevich, karena Su-27 dan MiG-29 memiliki bentuk yang hampir mirip. Hal itu keliru, karena Su-27 dirancang sebagai pesawat interceptor dan pesawat tempur superioritas udara jarak jauh, sedangkan MiG-29 dirancang untuk mengisi peran pesawat tempur pendukung jarak dekat.
Baca juga: Lanud Sultan Hasanuddin Sukses Laksanakan Uji Fungsi Flare Sukhoi Su-27/30
Pada pertengahan 1970-an, F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon membuat Blok Timur berada pada kesulitan. Peluncuran Sukhoi Su-27 dan MiG-29 Fulcrum pada pertengahan 1980-an, membuat keadaan menjadi berimbang. Didesain sebagai pesawat tempur berperforma tinggi dengan sebuah sistem kontrol fly-by-wire dan kemampuan untuk membawa sampai 10AAM.
Lihat Juga :