Tragedi Kanjuruhan, DPR Dorong Polri Terus Dalami Pelaku Lain yang Terlibat

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 04:16 WIB
loading...
Tragedi Kanjuruhan, DPR Dorong Polri Terus Dalami Pelaku Lain yang Terlibat
DPR mendorong Polri untuk mengungkap para pelaku yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalu. Foto/ANTARA
A A A
JAKARTA - DPR mendorong Polri untuk mengungkap para pelaku yang terlibat dalam tragedi Kanjuruhan , Malang beberapa waktu lalu. Hal ini merespons penetapan 6 orang tersangaka oleh pihak kepolisian.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto menghargai langkah cepat yang dilakukan oleh Polri khususnya penyidik yang telah menetapkan enam tersangka tragedi Kanjuruhan. Menurut dia, paling tidak penetapan ini menunjukkan bahwa action will Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah on the track dalam pengungkapan kasus ini. Baca juga: Jokowi: Alhamdulillah Sepak Bola Indonesia Tak Disanksi FIFA Akibat Tragedi Kanjuruhan

"Namun demikian, polisi tidak boleh berhenti untuk terus mendalami lebih jauh lagi terkait dengan kemungkinan adanya pelaku-pelaku lain yang terlibat, baik itu pelanggar etik maupun pelaku pelanggaran pidana," ujar Didik kepada wartawan dikutip Sabtu (8/10/2022).



Di sisi lain, Didik berpendangan bahwa hal yang lebih penting adalah bagaimana Kapolri juga harus mempertimbangkan segala masukan termasuk rekomendasi-rekomendasi, tidak terkecuali TGIPF yang sedang bekerja.

"Kepentingan besarnya bisa mengawal penuntasan kasus ini bisa berjalan secara adil, transparan, profesional dan akuntable, serta tidak ada obstacle dalam pelaksanaannya," jelasnya. Baca juga: Profil Abdul Haris, Ketua Panpel Arema Tersangka Tragedi Kanjuruhan yang Dihukum Komdis PSSI Seumur Hidup

Selain penegakan hukum dan penuntasan kasusnya, kata dia, hal yang juga fundamental yang harus dilakukan ke depan adalah melakukan pembenahan dan perbaikan terkait dengan manajemen pengamanan dan keselamatan baik bagi pemain, ofisial, dan penonton.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2104 seconds (11.252#12.26)