Yuddy Chrisnandi Sebut Rakyat Ukraina Masih Terkesan dengan Kunjungan Presiden Jokowi

Rabu, 05 Oktober 2022 - 14:11 WIB
loading...
Yuddy Chrisnandi Sebut Rakyat Ukraina Masih Terkesan dengan Kunjungan Presiden Jokowi
Yuddy Chrisnandi saat menyampaikan paparan terkait situasi terkini Ukraina melalui zoom meeting dari Kota Kyiv, Ukraina, Senin (3/10/2022). Foto/Tangkapan Layar
A A A
JAKARTA - Yuddy Chrisnandi menyampaikan pesan mendalam dari masyarakat Ukraina terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini karena kunjungan Jokowi beberapa waktu lalu ke Ukraina dan membawa pesan damai serta konsisten memperjuangkan kemerdekaan bagi rakyat di sana.

Pandangan ini disampaikan mantan Duta Besar Indonesia untuk Ukraina periode 2017-2022 tersebut dalam webinar yang difasilitasi Nusantara Leadership Forum terkait pemaparan terkini situasi Ukraina, melalui zoom meeting dari Kota Kyiv, Ukraina, Senin 3 Oktober 2022.

Di mana Yuddy merupakan narasumber tunggal yang saat ini tengah melakukan kunjungan ke Ukraina dalam upaya memberikan dukungan solidaritas kepada masyarakat Ukraina.

"Dari hasil pertemuan saya dengan berbagai tokoh masyarakat Ukraina, mereka sangat berterima kasih atas aksi solidaritas Presiden Jokowi mengunjungi Ukraina sebagai perwujudan kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina," ujar Yuddy Chrisnandi dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Misi Strategis Jokowi Damaikan Rusia-Ukraina

Apalagi saat itu lanjut Yuddy, Presiden Jokowi menjadi pemimpin pertama dari kawasan Asia yang mengunjungi Ukraina guna membawa misi damai, sejak negara itu mulai menghadapi invasi Rusia pada Februari lalu.

"Presiden Jokowi begitu berani melakukan kunjungan ke dua tempat sekaligus, ke Ukraina dan ke Rusia untuk membawa pesan kemerdekaan bagi Ukraina. Bahkan Presiden Jokowi menjadi pemimpin negara Asia pertama yang datang langsung ke Ukraina sejak negara itu di invasi Rusia," ungkap Yuddy.

Di sisi lain Yuddy juga mengungkapkan, gestur Presiden Jokowi yang sangat positif mendukung kemerdekaan bagi Ukraina. Seperti arahan Jokowi di Rapat Koordinasi dengan pejabat negara beberapa waktu lalu, serta sikap resmi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang menolak refrendum sepihak Rusia.

"Saya menyaksikan di awal pidato pada rakor bersama menteri dan kepala daerah beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina. Begitu pula, Kemlu menyampaikan pernyataan resmi bahwa Pemerintah Indonesia mendesak Rusia menghormati kedaulatan dan wilayah teritorial Ukraina," jelasnya.

Kemudian Yuddy menjelaskan, situasi di Ukraina khususnya di Kota Kyiv di mana selama dua minggu dia di sana situasi sudah berangsur pulih dan sebagaimana layaknya kota-kota besar lainnya, toko-toko sudah mulai buka, aktivitas pemerintahan hingga aktivitas sekolah anak-anak sudah mulai membaik.

"Saya juga melihat bagaimana posisi-posisi pengamanan pintu masuk ke Ibu Kota Kiev yang sekalipun tidak terlalu banyak terlihat tentara tetapi posisi-posisi strategi pengamanannya sangat cukup baik secara umum di kota Kiev, Ibu Kota Ukraina," ujarnya.

Selain itu ia juga memaparkan terkait peluang kerja sama Indonesia dengan Ukuraina. Menurutnya, banyak peluang kerja sama yang bisa dijalin. Di antaranya kerja sama di bidang militer, ekonomi hingga industri.

"Karena ini sudah terjalin dengan baik, industri militer juga berkembang dengan baik di Ukraina dan Indonesia ke depan bisa melanjutkan kerja sama di bidang militer apakah itu pendidikan militernya, kemampuan tempurnya atau pengembangan senjatanya," tutupnya.
(maf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2717 seconds (11.252#12.26)