Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 131 Orang
Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:07 WIB
loading...
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaporkan korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melaporkan korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan bertambah menjadi 131 orang. Bertambah enam orang dari 125 korban meninggal yang sebelumnya diumumkan pemerintah.
131 korban meninggal terdiri dari 90 laki-laki dan 41 perempuan. Kebanyakan korban remaja dan anak muda usia 12-24 tahun dan satu korban masih balita berusia 4 tahun. Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 29 Orang, 6 CCTV dan Tetesan Darah Terkait Tragedi Kanjuruhan
Data itu bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dan telah dikonfirmasi kepada Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. Yang berasal dari beberapa rumah sakit (RS) yang merawat korban, di antaranya RS Wafa Husada, RSB Hasta Brata Batu, RSUD Kanjuruhan, RSUD Saiful Anwar, RS Teja Husada Kepanjen, RS Ben Mari Pakisaji, RS Hasta Husada, RSI Gondang Legi, RS Salsabila, RST Soepraon serta informasi dari keluarga korban.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya akan masih berfokus pada penanganan darurat insiden dan korban, baik yang luka maupun tewas.
131 korban meninggal terdiri dari 90 laki-laki dan 41 perempuan. Kebanyakan korban remaja dan anak muda usia 12-24 tahun dan satu korban masih balita berusia 4 tahun. Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 29 Orang, 6 CCTV dan Tetesan Darah Terkait Tragedi Kanjuruhan
Data itu bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dan telah dikonfirmasi kepada Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. Yang berasal dari beberapa rumah sakit (RS) yang merawat korban, di antaranya RS Wafa Husada, RSB Hasta Brata Batu, RSUD Kanjuruhan, RSUD Saiful Anwar, RS Teja Husada Kepanjen, RS Ben Mari Pakisaji, RS Hasta Husada, RSI Gondang Legi, RS Salsabila, RST Soepraon serta informasi dari keluarga korban.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya akan masih berfokus pada penanganan darurat insiden dan korban, baik yang luka maupun tewas.
Lihat Juga :