Menebak Siapa Cawapres Pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024

Rabu, 05 Oktober 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai persoalan penentuan siapa bakal calon wakil presiden akan berpotensi menjadi ganjalan komunikasi dari ketiga partai politik tersebut untuk mewujudkan koalisi. “Karena tentu saja ada keinginan dari masing-masing partai politik untuk mengajukan kader mereka sebagai pendamping Anies Baswedan termasuk keinginan Partai Demokrat untuk mengedepankan AHY,” kata Bawono Kumoro.

Menurut Bawono Kumoro, cawapres atau tandem Anies Baswedan di Pilpres 2024 harus figur yang memiliki potensi elektoral terutama di kantong-kantong suara besar seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Anies Baswedan dari berbagai hasil survei diketahui lemah di dua provinsi besar tersebut, padahal pemilih di dua provinsi tersebut sangat besar dan juga menentukan perolehan suara,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia, penting juga figur tandem Anies Baswedan memiliki modal sosial bagus seperti secara kultural aktif bergiat di organisasi keagamaan dengan basis massa besar. “Deklarasi pencalonan Anies Baswedan oleh Partai Nasdem tidak secara otomatis menjamin langkah gubernur DKI Jakarta tersebut akan mulus melenggang sebagai kontestan di Pilpres 2024,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengharuskan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik memenuhi ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi DPR. “Bukan hal mudah menggenapkan bagi dukungan tersebut. Memang sejak dari beberapa bulan terakhir ini Demokrat dan PKS telah melakukan komunikasi politik dalam penjajakan koalisi dengan Partai Nasdem,” pungkasnya.

Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai kriteria cawapres yang disampaikan Anies Baswedan masih umum alias tidak spesifik. Sehingga, kata Ujang, semua figur berpotensi menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan.

Namun, menurut Ujang, cawapres pendamping Anies Baswedan harus bisa menambah elektabilitas. Kata Ujang, cawapres pendamping Anies harus memiliki elektabilitas yang tinggi. "Kalau hanya bergantung pada elektabilitas Anies ya kurang, ya rugi," ujar Ujang.

Selain itu, lanjut dia, cawapres harus memiliki chemistry dengan Anies Baswedan. Kecocokan itu dinilai penting. "Karena kalau enggak cocok ya susah, Anies ke kanan, cawapres ke kiri. Chemistry itu penting, namanya juga perjodohan," ucapnya.

Kemudian, pasangan Anies dengan cawapresnya harus ideal. "Misalnya, komposisinya laki-laki - perempuan, atau misalnya Anies dengan Khofifah, cocok begitu. Atau nasionalis - Islam, Anies kan nasionalis religius, ya cari saja misalkan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) atau tokoh Islam, misalkan Khofifah, ya terserah, kalau nasionali religius lagi ya silakan, Ganjar Pranowo misalkan, atau AHY, atau siapa pun berpotensi jadi cawapres Anies, yang penting bisa menang, biasanya kan sipil dan militer, Jawa dan non Jawa," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Ditanya Maju Pilpres...
Ditanya Maju Pilpres 2029, Anies: Kita Lihat Nanti
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Surat Anies Baswedan...
Surat Anies Baswedan untuk Aktivis Kontras Andrie Yunus: Cepat Sembuh dan Kembali Berjuang!
Rekomendasi
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Desta Dilarikan ke Rumah...
Desta Dilarikan ke Rumah Sakit usai Mata Terkena Bola Padel
Amanda Zahra Ngaku Jadi...
Amanda Zahra Ngaku Jadi Korban Body Shaming Dokter Klinik Kecantikan
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved