Mendes PDTT Minta Daerah Tak Hambat Pencairan BLT Dana Desa Terdampak Corona

Senin, 27 April 2020 - 16:40 WIB
loading...
Mendes PDTT Minta Daerah...
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar menyampaikan sekitar 8.157 desa yang menyebar di kurang lebih 76 kabupaten/kota telah menerima bantuan sosial atau BLT dana desa. Foto/BNPB
A A A
JAKARTA - Menteri Desa Pembagunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyampaikan sekitar 8.157 desa yang menyebar di kurang lebih 76 kabupaten/kota telah menerima bantuan sosial atau bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

Menurut Halim, pemberian bantuan itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing desa/kelurahan terdampak wabah virus Corona atau COVID-19. "Yang nontunai sudah jelas tak ada pertemuan, yang tunai hampir semua diberikan dalam bentuk door to door diberikan ke setiap rumah penerima manfaat," ujar Halim dalam konferensi pers daring, Senin (27/4/2020).

Halim mengaku senang karena pencarian dana desa sudah mulai diberikan meski keputusan dana desa bisa dialihkan untuk BLT baru beberapa waktu lalu. Untuk itu, Halim mengajak kepada para kepala daerah seperti bupati atau wali kota untuk memberi kemudahan terhadap BLT dana desa itu. Ia menegaskan, dana ini sudah urusan kemanusiaan sehingga, faktor kemanusiaan yang lebih diutamakan.

"Jadi mohon kepada bupati, wali kota agar tidak ada upaya-upaya untuk melakukan atau mempersulit urusan kemanusiaan, apalagi ini di bulan Ramadhan dan saya ucapkan terima kasih ke bupati yang sudah memberi kemudahan ke kepala desa dan masyarakat desa yang membutuhkan," jelasnya.

Sejauh ini, Politikus PKB itu menganggap tak ditemukan kasus kepala daerah yang mempersulit pemberian BLT dana desa itu. Maka, sasaran dari Bansos dengan BLT ini sama yakni masyarakat miskin, namun agar tak terjadi overlaping.

Dia menjelaskan, baik Bansos dan PKH yang berada di bawah Kementerian Sosial dan BLT dana desa merupakan bantuan yang diberikan pemerintah untuk menangani wabah Corona termasuk bansos yang disalurkan di Jabodetabek.

"Semua ini diupayakan tidak tumpang tindih, makanya pendataan dilakukan simultan dan alhamdulillah desa-desa yang sudah tersalur sudah paham pendataan ini," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baznas RI dan Kemendes...
Baznas RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Kemensos Gandeng PT...
Kemensos Gandeng PT Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra 2025
PT Pos Sebut Realisasi...
PT Pos Sebut Realisasi BLT Capai 90%, Tambahan 3,2 Juta KPM Cair Hari Ini
Batas Akhir Pencairan...
Batas Akhir Pencairan BLT Kesra 31 Desember, Kemensos Imbau Penerima Segera Ambil Dana
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Tak Punya Niat Bunuh...
Tak Punya Niat Bunuh Brigadir J, Kuat Ma'ruf Tak Minta Maaf
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved