334 Jamaah Umrah Telantar: Gagal Berangkat Duit juga Tak Kembali

Selasa, 04 Oktober 2022 - 15:42 WIB
loading...
334 Jamaah Umrah Telantar:...
Sebanyak 334 jamaah umrah dari PT Naila Syafaah Wisata Mandiri gagal berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasubdit Pengawasan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Noer Aliya Fitra mengatakan 334 jamaah umrah gagal berangkat ke Tanah Suci. Ratusan jamaah tersebut adalah peserta umrah PT Naila Syafaah Wisata Mandiri sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Awalnya, diketahui ada 176 calon peserta umrah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) yang telantar di Jakarta, Senin (3/10/2022). Kini mereka telah berada di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, sembari menunggu kepastian keberangkatan ke Arab Saudi.

"Pertama, awalnya dari hasil pengawasan di bandara pada tanggal 18 September 2022 ada jamaah gagal berangkat. Kemudian kami panggil dirut travelnya, kita minta klarifikasi dan pertanggungjawaban," ujar pejabat yang akrab disapa Nafit ini saat dihubungi MNC Portal, Selasa (4/10/2022).

Baca juga: Kemenag: 500 Jamaah Umrah Indonesia Berangkat Besok

Nafit mengatakan pihaknya turut prihatin terhadap calon jamaah yang gagal berangkat umrah. Menurut dia ini murni karena kesalahan PPIU.

Walaupun begitu, Kemenag kata Nafit terus melakukan melakukan pendampingan terhadap jamaah-jamaah yang gagal berangkat pada tanggal 18 September hingga, Ahad, 2 Oktober 2022. Dengan tetap meminta kepada dirut travel PT Naila Syafaah Wisata Mandiri untuk memberangkatkan seluruh jamaah yang gagal berangkat dan sudah terdaftar.

Terutama terhadap 176 jamaah asal kalsel yang awalnya dijadwalkan berangkat pada tanggal 29 September 2022. Namun karena ratusan jamaah tersebut tidak memiki tiket dan visa, mereka dijadwalkan ulang berangkat pada 2 Oktober 2022.

"Namun hingga kini jamaah juga tidak diberangkatkan dan uang juga tidak dikembalikan. Kita sudah sampai memediasi mendampingi jamaah serta meminta jamaah untuk berkoordinasi dengan kepolisian bandara untuk ikut melakukan penanganan," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan surat peringatan terhadap travel umrah PT Naila Syafaah Wisata Mandiri. Surat peringatan itu berisi tentang larangan kepada travel Naila untuk membuka pendaftaran jamaah umrah baru baik di kantor pusat maupun di kantor cabang.



Kemenag juga meminta kepada travel Naila untuk memberangkatkan seluruh jamaah yang gagal berangkat, atau mengembalikan uang yang sudah disetor oleh jamaah sesuai dengan biaya paket masing-masing.

"Kami juga meminta Naila untuk menyerahkan data kepada kami jamaah yang sudah terdaftar dan belum berangkat sehingga bisa dilakukan mitigasi. Namun sampai sekarang kami belum dapat data itu dari Naila, kita sudah upaya dan kita sudah sampaikan ke sana," ujar dia.

Lebih, lanjut, Nafit menyatakan jika surat tersebut tak direspon maka Kemenag akan menjatuhkan sanksi hingga berujung pencabutan ijin travel umrah tersebut.

"Artinya berjenjang kita sudah buat surat peringatan, kalau tidak diindahkan ya pasti kita ada sanksi berikutnya. Sanksi itu mulai dari teguran tertulis sampai dengan pencabutan izin," tutur dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Buntut Kasus Pati, Pimpinan...
Buntut Kasus Pati, Pimpinan DPR Minta Kemenag Tak Obral Izin Pesantren
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Rekomendasi
Selama 90 Menit di Los...
Selama 90 Menit di Los Angeles, Iran Akhirnya Rasakan Euforia Piala Dunia 2026
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved