Taruna Akmil Latihan Antarkecabangan TNI AD, KSAD Dudung: Agar Tidak Semena-mena Jadi Pemimpin

Senin, 03 Oktober 2022 - 07:06 WIB
loading...
Taruna Akmil Latihan...
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau mekanisme latihan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Yonif Raider 400/BR di Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu (2/10/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau mekanisme latihan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Yonif Raider 400/BR di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu (2/10/2022). Menurut Dudung, kali pertama Taruna Akademi Militer (Akmil) mengikuti latihan antarkecabangan ini bertujuan membentuk calon Komandan Peleton.

"Dalam waktu dekat ini mereka akan menjadi Komandan Peleton, sekitar enam bulan lagi. Artinya mereka harus sudah tahu bagaimana nantinya jadi Danton, memimpin anak buahnya," kata Dudung dikutip dari keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).

Dudung menuturkan, pembentukan karakter sebagai pemimpin tidak hanya pandai dalam mengatur pasukan. Namun juga harus bisa memosisikan diri seperti Bintara dan Tamtama. "Sehingga ketika dia jadi pimpinan, tidak semena-mena dalam mengambil keputusan. Mereka betul-betul tahu persis apa yang dilakukan prajuritnya. Makanya saya latihkan, baru kali ini ada Taruna yang terlibat latihan, sehingga mereka bisa mengerti mekanisme, mereka bisa mengerti realisasi tentang latihan," kata mantan Pangkostrad ini.



Latihan yang digelar selama satu bulan ini melibatkan 1.051 prajurit dari berbagai kecabangan, seperti Infanteri, Kavaleri, Armed, Arhanud, Zeni, Perhubungan, dan Satuan Bantuan Administrasi. Tujuan latihan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan mekanisme hubungan komandan dan staf, komando pengendalian operasi dalam pertempuran, termasuk melatihkan kerja sama antarkecabangan dalam operasi serangan.

Baca juga: Momen Andika dan Dudung Kompak Bersama Prabowo
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Prancis Bakal...
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus pada September 2026
1.773 Calon Komcad dari...
1.773 Calon Komcad dari ASN Kementerian dan Instansi Latihan Dasar Militer Selama 1,5 Bulan
Prabowo ke Seluruh Ketua...
Prabowo ke Seluruh Ketua DPRD: Partai Politik Boleh Beda, tapi Harus Cinta Tanah Air
Prabowo Beri Arahan...
Prabowo Beri Arahan Tertutup Retreat Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Beri Arahan Retreat Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Prabowo Bertemu KSAD,...
Prabowo Bertemu KSAD, Bahas Update Pembangunan 300 Jembatan-Renovasi Sekolah
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
2 Tentara AS Hilang...
2 Tentara AS Hilang dalam Latihan Perang di Maroko, Diduga Jatuh ke Laut
17.000 Prajurit AS dan...
17.000 Prajurit AS dan Filipina Gelar Latihan Perang Terbesar, China Marah Besar!
Rekomendasi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved