Survei: Ketokohan Prabowo Subianto Bisa Persatukan Kubu-kubu Politik

Rabu, 28 September 2022 - 12:11 WIB
loading...
Survei: Ketokohan Prabowo Subianto Bisa Persatukan Kubu-kubu Politik
Ketokohan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto berada paling puncak. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Partai politik (parpol) berperan penting dalam proses pembentukan pemerintahan. Sistem Presidensial yang multipartai, cenderung menghasilkan koalisi pemerintahan yang rapuh.

Untuk itu, diperlukan ketokohan yang mumpuni agar koalisi pemerintahan kelak berjalan solid demi mewujudkan cita-cita negara.

Peneliti Litbang Sin Po Syahrial Mayus mengatakan, ketokohan ketua umum atau elite parpol menjadi kunci. Syahrial kemudian menyampaikan, dari sembilan ketua umum parpol, ketokohan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto berada paling puncak.

Baca juga: Gerindra Pastikan Prabowo Maju Pilpres 2024

Merujuk hasil survei Litbang Sin Po yang dilakukan dalam rentang waktu 25 Juli - 2 Agustus 2022, ketokohan Prabowo sebesar 71,8%.

"Survei ini mencari tahu tentang kesan apa yang muncul di benak responden dalam pertanyaan terbuka, disebutkan nama-nama partai politik," sebut Syahrial kepada wartawan, Rabu (28/9/2022).

"Pertanyaannya, kesan apa yang muncul di benak bapak/ibu/saudara/i, saat disebut nama Gerindra, itu yang muncul Prabowo 71,8%, Kepala Garuda 5,4%, Berjiwa Nasionalis 3,7% dan seterusnya," ujar Syahrial.

Baca juga: Momen Prabowo Ajarkan Gibran Menunggang Kuda

Selanjutnya, pertanyaan yang sama kepada partai-partai lain. Saat disebut PDIP, muncul nama Megawati 40,4%, Kepala Banteng 18,4%, Jokowi 14,6%. Saat mendengar kata Golkar, muncul Pohon Beringin 35,6%, Soeharto 15,1%, Warna Kuning 8,2%.

Nasdem: Surya Paloh 46,1%, Warna Biru 10,0%, Partai Biru 9,5%. PKS; Partai Islam 71,1%, Ahmad Syaikhu 3,8%, Partai Baru 3,0%. PPP; Partai Islam 50,6%, Lambang Ka’bah 32,8%, Partai Baru 3,4%. PAN; Amin Rais 39,6%, Partai Islam 16,4%, Partai Muhammadiyah 6,9%. Demokrat; Susilo Bambang Yudhoyono 71,6%, AHY 6,9%, Partai Korupsi 2,1%
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1727 seconds (11.252#12.26)