Staf Ahli Kapolri: Perundungan di Kedokteran Lahirkan Jiwa Penjahat
Selasa, 27 September 2022 - 13:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Adi Deriyan, cukup susah untuk menjadi seorang dokter dan butuh effort sangat besar. "Untuk menjadi seorang dokter itu luar biasa sekali, orang orang dari mahasiswa ini rela mengeluarkan apa saja untuk anaknya menjadi dokter, makanya tidak jadi sebuah informasi tertutup ketika seorang orang tua mengeluarkan biaya berapa pun agar anaknya menjadi seorang dokter," terangnya.
Perundungan di lingkungan dokter, menurut Adi Deriyan, berbahaya sekali karena bisa menghasilkan penjahat. "Bisa jadi korban-korban bullying sekarang, menjadi serigala berikutnya untuk adik-adiknya, malahan serigalanya lebih buas dari kakaknya. Ketika dia sudah melakukan kejahatan dia tahu itu kejahatan, tetapi dia tetap lakukan dengan dalih kalau kau tidak melakukan, maka nilaimu akan dikasih nilai buruk dan kau tidak bisa lulus dan kamu tidak bisa menjadi seorang dokter maka itu di otaknya adalah penjahat," katanya.
Menurutnya, butuh gerakan revolusioner dan gerakan bersama untuk mengurai problem ini. "Memang butuh revolusi besar di lingkungan lembaga pendidikan untuk pisahkan orang berperilaku jahat di lingkungan kedokteran, ketika dia melakukan pemerasan, pemerasan ini sudah katagori jahat siapa pun berhadapan dengan prilaku ini menilai bahwa dia jahat apalagi ketika dia meminta ada hal-hal yang tidak pantas yaitu pelecehan seksual," kata Adi.
Anggota Komisi IX DPR M Nabil Haroen mengajak segenap elemen dokter, tenaga medis, juga TNI-Polri untuk membantu memutus mata rantai perundungan di dunia kedokteran ini. "Harus ada kerja sama dan kerja bersama untuk menyetop dan memutus mata rantai perundungan. Ini tidak bisa dibiarkan, sangat mengerikan. Dunia kedokteran harus dibersihkan dari perilaku perundungan. Jangan sampai ada dokter-dokter berjiwa jahat yang terus lahir dari sistem buruk ini," katanya.
Perundungan di lingkungan dokter, menurut Adi Deriyan, berbahaya sekali karena bisa menghasilkan penjahat. "Bisa jadi korban-korban bullying sekarang, menjadi serigala berikutnya untuk adik-adiknya, malahan serigalanya lebih buas dari kakaknya. Ketika dia sudah melakukan kejahatan dia tahu itu kejahatan, tetapi dia tetap lakukan dengan dalih kalau kau tidak melakukan, maka nilaimu akan dikasih nilai buruk dan kau tidak bisa lulus dan kamu tidak bisa menjadi seorang dokter maka itu di otaknya adalah penjahat," katanya.
Menurutnya, butuh gerakan revolusioner dan gerakan bersama untuk mengurai problem ini. "Memang butuh revolusi besar di lingkungan lembaga pendidikan untuk pisahkan orang berperilaku jahat di lingkungan kedokteran, ketika dia melakukan pemerasan, pemerasan ini sudah katagori jahat siapa pun berhadapan dengan prilaku ini menilai bahwa dia jahat apalagi ketika dia meminta ada hal-hal yang tidak pantas yaitu pelecehan seksual," kata Adi.
Anggota Komisi IX DPR M Nabil Haroen mengajak segenap elemen dokter, tenaga medis, juga TNI-Polri untuk membantu memutus mata rantai perundungan di dunia kedokteran ini. "Harus ada kerja sama dan kerja bersama untuk menyetop dan memutus mata rantai perundungan. Ini tidak bisa dibiarkan, sangat mengerikan. Dunia kedokteran harus dibersihkan dari perilaku perundungan. Jangan sampai ada dokter-dokter berjiwa jahat yang terus lahir dari sistem buruk ini," katanya.
(abd)
Lihat Juga :