Survei CSIS: Popularitas Perindo Kalahkan PAN, PKS, PKB, dan PPP

Senin, 26 September 2022 - 14:46 WIB
loading...
Survei CSIS: Popularitas...
Popularitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengalahkan empat partai Parlemen seperti PAN, PKS, PKB, hingga PPP. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Popularitas Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) mengalahkan empat partai Parlemen seperti PAN, PKS, PKB, hingga PPP. Hal itu terpotret berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes mengatakan, pengetahuan responden yang merupakan pemilih muda berumur 17-39 tahun telah mengetahui partai politik.

"Relatif pengenal terhadap partai kita sudah cukup tinggi ya," tutur Arya saat konfrensi pers pemaparan hasil riset secara daring, Senin (26/9/2022).



Adapun tingkat popularitas Partai Perindo mencapai 82,5% atau berada di posisi enam besar. Raihan ini membawa Partai Perindo di atas dari PAN 78,7%; PKS 71,5%; PKB 68,1%; dan PPP 65,2%.

Sementara, partai tertinggi yang meraih popularitas yakni Golkar 94%; PDI Perhuangan 93,5%; Gerindra 92,7%; Demokrat 91,6%; dan NasDem 84,2%.

"Nah PKB PR ini pengenalan anak muda baru 68,1%," tutur Arya.

Tak hanya popularitas, kesukaan responden terhadap Partai Perindo juga berada di atas partai Parlemen. Dalam survei itu, kesukaan responden terhadap Partai Perindo sebesar 75,8%.

Raihan ini menempatkan Partai Perindo ke posisi empat di bawah Demokrat 82%; Gerindra 79%; Golkar 75,9%. Sementara partai Parlemen lain yang disukai masyarakat ialah PKB dan PPP meraih 72,8%; PKS 72,2%; PAN 71,4%; NasDem 71%; dan PDI Perjuangan 68,2%.

Sebagai informasi, survei CSIS dilakukan pada 8-13 Agustus 2022 terhadap responden yang berusia 17-39 tahun yang diasumsikan sebagai pemilih muda. Penarikan sampel dilakukan terhadal 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error sebanyak +/-2,84% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Perjuangan Ayu Ting...
Perjuangan Ayu Ting Ting Demi War Tiket BTS, Sampai Buka Dua HP Bareng Vicky Shu
Berita Terkini
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved