Wakil Ketua MPR Ingatkan Pemerintah untuk Beradaptasi dengan Dinamika Ekonomi Global
Rabu, 21 September 2022 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wakil Ketua MPR Dukung Repatriasi Prasasti Pucangan dari India ke Indonesia
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Bidang Digital dan SDM Dedy Permadi berpendapat, potensi ekonomi digital di tingkat global, regional, dan nasional saat ini cukup besar. Proyeksi global untuk ekonomi digital pada 2025, menurut Dedy, valuasinya diperkirakan mencapai USD23 triliun atau 24,3% dari PDB dunia.
Potensi ekonomi digital tingkat nasional pada 2021 mencatat valuasi ekonomi mencapai USD70 miliar atau lebih dari Rp1.000 triliun. Angka tersebut diproyeksikan mencapai USD315 miliar atau Rp4.500 triliun pada 2030. "Itu potensi sangat besar," ujar Dedy.
Perkembangan ekonomi digital, kata Dedy, tidak terlepas dari dorongan penetrasi internet di Tanah Air yang saat ini tercatat 77,02%. Dedy menilai peran ekonomi digital dalam pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin besar. Apalagi ekonomi digital sudah terbukti sebagai salah satu sektor yang cepat pulih dari dampak pandemi.
Berbagai upaya untuk penguatan sektor digital terus dilakukan pemerintah lewat penguatan literasi masyarakat hingga perluasan infrastruktur internet di Tanah Air, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih baik.
Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Edit Prima mengungkapkan, seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, serangan terhadap traffic internet yang digunakan pun semakin meningkat. Pada 2021, tercatat 1,6 miliar anomali traffic internet yang menyasar sejumlah akun masyarakat.
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Bidang Digital dan SDM Dedy Permadi berpendapat, potensi ekonomi digital di tingkat global, regional, dan nasional saat ini cukup besar. Proyeksi global untuk ekonomi digital pada 2025, menurut Dedy, valuasinya diperkirakan mencapai USD23 triliun atau 24,3% dari PDB dunia.
Potensi ekonomi digital tingkat nasional pada 2021 mencatat valuasi ekonomi mencapai USD70 miliar atau lebih dari Rp1.000 triliun. Angka tersebut diproyeksikan mencapai USD315 miliar atau Rp4.500 triliun pada 2030. "Itu potensi sangat besar," ujar Dedy.
Perkembangan ekonomi digital, kata Dedy, tidak terlepas dari dorongan penetrasi internet di Tanah Air yang saat ini tercatat 77,02%. Dedy menilai peran ekonomi digital dalam pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin besar. Apalagi ekonomi digital sudah terbukti sebagai salah satu sektor yang cepat pulih dari dampak pandemi.
Berbagai upaya untuk penguatan sektor digital terus dilakukan pemerintah lewat penguatan literasi masyarakat hingga perluasan infrastruktur internet di Tanah Air, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang lebih baik.
Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata pada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Edit Prima mengungkapkan, seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, serangan terhadap traffic internet yang digunakan pun semakin meningkat. Pada 2021, tercatat 1,6 miliar anomali traffic internet yang menyasar sejumlah akun masyarakat.
Lihat Juga :