Polri Siapkan 5.746 Personel Pengamanan Presidensi G20
Rabu, 21 September 2022 - 20:22 WIB
loading...
Asops Kapolri, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 5.746 personel, guna pengamanan event internasional Presidensi G20. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asisten Operasi (Asops) Kapolri, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, Polri telah menyiapkan 5.746 personel, guna pengamanan event internasional Presidensi G20 di Indonesia.
Agung menyebutkan, Polri juga menyiagakan 1.600 personel cadangan. Namun, kata Agung, pihaknya akan tetap menyesuaikan dengan kondisi yang berkembang di lapangan.
"Cadangan anggota kita yang siap sekitar 1.600 personel. Polri siapkan kendaraan khusus berupa kapal, helikopter, dan mobil pengawalan," kata Agung, Rabu (21/9/2022).
Baca juga: Kemnaker Matangkan Persiapan Pelaksanaan Presidensi G20
Agung memastikan, dalam pengamanan Polri akan bersinergi dengan pihak TNI, Paspampres, BNPB, Basarnas dan stakeholder lainnya.
Baca juga: Ini Dia Keuntungan Indonesia Jadi Presidensi G20
Pengamanan dan pengawalan tersebut, kata Agung, dilakukan guna memastikan kedatangan Presiden dan delegasi lainnya, untuk menghindari potensi gangguan mulai dari bandara, jalur dan area hotel, serta lokasi berlangsungnya KTT Presidensi G20 dengan merujuk kepada protokol, serta prosedur pengamanan internasional.
Agung menyebutkan, Polri juga menyiagakan 1.600 personel cadangan. Namun, kata Agung, pihaknya akan tetap menyesuaikan dengan kondisi yang berkembang di lapangan.
"Cadangan anggota kita yang siap sekitar 1.600 personel. Polri siapkan kendaraan khusus berupa kapal, helikopter, dan mobil pengawalan," kata Agung, Rabu (21/9/2022).
Baca juga: Kemnaker Matangkan Persiapan Pelaksanaan Presidensi G20
Agung memastikan, dalam pengamanan Polri akan bersinergi dengan pihak TNI, Paspampres, BNPB, Basarnas dan stakeholder lainnya.
Baca juga: Ini Dia Keuntungan Indonesia Jadi Presidensi G20
Pengamanan dan pengawalan tersebut, kata Agung, dilakukan guna memastikan kedatangan Presiden dan delegasi lainnya, untuk menghindari potensi gangguan mulai dari bandara, jalur dan area hotel, serta lokasi berlangsungnya KTT Presidensi G20 dengan merujuk kepada protokol, serta prosedur pengamanan internasional.
Lihat Juga :