KPK Dalami Aliran Dana di Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe

Rabu, 21 September 2022 - 10:05 WIB
loading...
KPK Dalami Aliran Dana...
KPK masih terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi Rp1 miliar kepada Gubernur Papua Lukas Enembe. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) masih terus mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gratifikasi Rp1 miliar kepada Gubernur Papua Lukas Enembe . Lembaga antirasuah itu juga akan mendalami dugaan aliran dana yang berada di rekening tersangka untuk mengetahui jumlah kerugian negara.

"Kami juga ingin sampaikan dengan dengan laporan hasil analisi bersifat informasi, jadi supaya pemahamannya kita utuh ya. LHA itu bersifat informasi intelijen, nah KPK dalam rangka penyidikan tentu alat bukti, nah makanya kalau kemudian 1 informasi terkait dengan laporan hasil analisis, maka berikutnya adalah dibuktikan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).

"Apakah alat bukti sebagaimana dalam KUHAP itu cukup dari saksi, dari alat bukti surat, dari alat bukti ahli, dari alat bukti yang lain, termasuk keterangan dari tersangka itu sendiri," katanya.



Hal itu menjadi sangat penting untuk memastikan seorang tersangka dapat ditetapkan sebagai terdakwa atau proses pemeriksaannya dihentikan. "Itu yang kemudian harus dikumpulkan dilengkapi oleh penegak hukum, tidak serta merta ketika ada informasi bahwa itu adalah betul adanya tindak pidana misalanya seperti itu," ujarnya.

Kendati demikian, KPK akan mengembangkan setiap informasi yang masuk ke dalam institusi lembaga antirasuah tersebut. "Harapannya nanti perkembangan perkara ini pasti akan diinformasikan pada teman-teman sebagai bentuk keterbukaan KPK," katanya.

Baca juga: KPK Sudah Kantongi Nama Kaki Tangan Lukas Enembe dengan Kasino di Singapura
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved