IDI Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik Dibandingkan AS, Jepang, dan Korsel
Rabu, 21 September 2022 - 05:36 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, baru-baru ini Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan akhir pandemi sudah di depan mata. “Cakupan vaksinasi yang tinggi ini akan membuat kita segera bisa meninggalkan pandemi ini, mudah-mudahan menjadi endemi,” kata Erlina.
“Tapi ini PR ya buat kita, karena kalau angka (kasus) menurun sudah, dulu tahun lalu 2021 saat Delta naik sekali dengan angka kematian juga sangat tinggi, saya ingat pernah satu hari ada yang meninggal sampai 2.000-an," imbuhnya.
Dia menjelaskan sekarang dengan Omicron yang memang kebetulan gejalanya ringan, tingkat keparahannya tidak seberat Delta sehingga angka kematian tidak setinggi di awal. Bahkan, lanjutnya, semakin turun walaupun sebetulnya angka Indonesia itu masih tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata dunia. Baca juga: Musim Hujan Segera Tiba, IDI Imbau Waspadai 3 Penyakit Ini
“Jadi upaya kita agar kita bisa sesuai dengan prediksi, kan ini prediksi, sesuai dengan prediksi WHO ini kita harus upayakan jangan banyak kasusnya, angka kematiannya turun dan flat, kemudian juga cakupan vaksinasi yang tinggi dalam upaya agar kasusnya semakin turun,” tutupnya.
“Tapi ini PR ya buat kita, karena kalau angka (kasus) menurun sudah, dulu tahun lalu 2021 saat Delta naik sekali dengan angka kematian juga sangat tinggi, saya ingat pernah satu hari ada yang meninggal sampai 2.000-an," imbuhnya.
Dia menjelaskan sekarang dengan Omicron yang memang kebetulan gejalanya ringan, tingkat keparahannya tidak seberat Delta sehingga angka kematian tidak setinggi di awal. Bahkan, lanjutnya, semakin turun walaupun sebetulnya angka Indonesia itu masih tinggi bila dibandingkan dengan rata-rata dunia. Baca juga: Musim Hujan Segera Tiba, IDI Imbau Waspadai 3 Penyakit Ini
“Jadi upaya kita agar kita bisa sesuai dengan prediksi, kan ini prediksi, sesuai dengan prediksi WHO ini kita harus upayakan jangan banyak kasusnya, angka kematiannya turun dan flat, kemudian juga cakupan vaksinasi yang tinggi dalam upaya agar kasusnya semakin turun,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :