SBY Ungkap Tanda-tanda Pemilu 2024 Tak Jurdil, PDIP Beri Respons Begini

Minggu, 18 September 2022 - 16:11 WIB
loading...
SBY Ungkap Tanda-tanda...
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan, akan terjadi kecurangan di Pemilu 2024, direspons oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan, akan terjadi kecurangan di Pemilu 2024, direspons PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai, pandangan SBY tersebut kekhawatiran yang berlebihan tanpa fakta.

SBY menilai akan ada pengaturan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.

"Dengan menuduh tanpa fakta sepertinya pasangan diatur-atur dan kemudian dari Demokrat sebagai oposisi juga dibuat skenario agar tidak bisa mencalonkan, itu menunjukkan suatu kekhawatiran yang berlebihan tanpa fakta," kata Hasto dalam konferensi pers secara daring, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: SBY Turun Gunung Hadapi Pemilu 2024, Hasto: PDIP Naik Gunung

Namun kata Hasto, pihaknya dapat memahami bagaimana keinginan seorang ayah untuk mendorong anaknya dan mencalonkan anaknya.

Baca juga: Sebut Ada Tanda-tanda Pemilu 2024 Tidak Jurdil, SBY Putuskan untuk Turun Gunung

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat sekaligus putra sulung SBY Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) didorong untuk mencalonkan diri di Pilpres 2024.

"Kita bisa memahami bagaimana seorang ayah untuk mendorong anak yang misalnya," ujarnya.

Tetapi Hasto melanjutkan, dengan melihat mekanisme konstitusional yang ada bahwa ketentuan presidential threshold 20% kursi DPR RI, merupakan ketentuan yang sah secara dan konstitusional, dan tidak boleh diganggu gugat.

"Karena sudah berulang kali dilakukan judicial review dan kemudian MK menetapkan betapa pentingnya presidential threshold. Agar pemerintahan berjalan dengan efektif memiliki basis yang kuat dan juga stabilitas politik pemerintahan itu," tegasnya.

Hasto menyesalkan, bahwa forum resmi partai, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat semestinya didasarkan pada politik kebenaran, bukan didasarkan pada fitnah, ambisi atau berbagai informasi yang tidak tepat.



Menurutnya, apa yang SBY sampaikan bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 tidak jujur, semestinya SBY mengedepankan kenegarawanannya, dan bisa disampaikan langsung kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang juga dipilih oleh Partai Demokrat di DPR.

"Apa yang beliau dengar dan ketahui itu dapat disampaikan kepada KPU sebagai penyelenggara Pemilu yang netral, yang juga pada proses pemilihannya pakai Demokrat ikut menyampaikan suaranya," tutup Hasto.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Sambil Melukis di Magelang,...
Sambil Melukis di Magelang, SBY Menyoroti Kejatuhan Pasar Modal dan Kurs Rupiah
Rekomendasi
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Apakah Sirekap Menjadi...
Apakah Sirekap Menjadi Alat Kejahatan Pemilu 2024?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved