Terpilih Jadi Sekjen Senapati Nusantara, Hasto Dorong Kesadaran Kebudayaan Bersama
Minggu, 18 September 2022 - 10:56 WIB
loading...
Hasto Kristiyanto terpilih kembali menjadi Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua formatur Senapati Nusantara (SN) berdasarkan Musyawarah Agung yang dilaksanakan di Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (17/9/2022) malam. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Hasto Kristiyanto terpilih kembali menjadi Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua formatur Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji Nusantara (Senapati Nusantara/SN) berdasarkan Musyawarah Agung yang dilaksanakan di Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (17/9/2022) malam. Dalam kesempatan itu, Hasto juga menerima sejumlah cendera mata dari sejumlah paguyuban, lembaga, dan komunitas pelestari Tosan Aji.
Pihak pertama yang menyerahkan cendera mata adalah Empu Faturrahman dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dia membawa cendera mata berupa keris , persembahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Empu Faturrahman sendiri yang menempa keris itu. Bahan keris itu dipukul pertama kali oleh Hasto di Keraton Sumenep pada 2018. Cendera mata kedua ialah pataka dan plakat dari Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Hasto Kristiyanto mengatakan, Senapati Nusantara merupakan organisasi yang memiliki kesadaran kebudayaan di setiap anggotanya. Hasto menilai sangat jarang ada organisasi yang benar-benar memiliki kekuatan dan kehendak langsung dari akar rumputnya.
Baca juga: 7 Keris Legenda yang Disebut Memiliki Kesaktian di Nusantara
Dengan kesadaran seluruh anggota paguyuban terhadap kebudayaan, dan mengambil falsafah tosan aji, serta membangun jaringan dengan penggiat budaya nusantara lainnya, maka Senopati Nusantara terus berjuang mendorong gerakan kebudayaan agar bangsa Indonesia berdiri kokoh pada karakter dan jati dirinya.
"Organisasi ini merupakan kesadaran arus bawah, pergerakan dari bawah. Karena dari bawah, ini tak bisa dihentikan siapa pun," kata Sekjen PDIP ini.
Hasto mengatakan Senapati Nusantara juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keutuhan NKRI yang dari pihak-pihak yang ingin merongrong ideologi Pancasila dan mereka yang mencoba memisahkan kebudayaan dari kehidupan berbangsa. "Kita hadir di tengah rakyat menggerakkan semangat itu," ujar politikus asal Yogyakarta itu.
Pihak pertama yang menyerahkan cendera mata adalah Empu Faturrahman dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dia membawa cendera mata berupa keris , persembahan Bupati Sumenep Achmad Fauzi. Empu Faturrahman sendiri yang menempa keris itu. Bahan keris itu dipukul pertama kali oleh Hasto di Keraton Sumenep pada 2018. Cendera mata kedua ialah pataka dan plakat dari Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Hasto Kristiyanto mengatakan, Senapati Nusantara merupakan organisasi yang memiliki kesadaran kebudayaan di setiap anggotanya. Hasto menilai sangat jarang ada organisasi yang benar-benar memiliki kekuatan dan kehendak langsung dari akar rumputnya.
Baca juga: 7 Keris Legenda yang Disebut Memiliki Kesaktian di Nusantara
Dengan kesadaran seluruh anggota paguyuban terhadap kebudayaan, dan mengambil falsafah tosan aji, serta membangun jaringan dengan penggiat budaya nusantara lainnya, maka Senopati Nusantara terus berjuang mendorong gerakan kebudayaan agar bangsa Indonesia berdiri kokoh pada karakter dan jati dirinya.
"Organisasi ini merupakan kesadaran arus bawah, pergerakan dari bawah. Karena dari bawah, ini tak bisa dihentikan siapa pun," kata Sekjen PDIP ini.
Hasto mengatakan Senapati Nusantara juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keutuhan NKRI yang dari pihak-pihak yang ingin merongrong ideologi Pancasila dan mereka yang mencoba memisahkan kebudayaan dari kehidupan berbangsa. "Kita hadir di tengah rakyat menggerakkan semangat itu," ujar politikus asal Yogyakarta itu.
Lihat Juga :