Polemik Effendi Simbolon vs KSAD Dudung, Sahroni: DPR Harus Jadi Sahabat Baik Mitra Kerja

Kamis, 15 September 2022 - 15:51 WIB
loading...
Polemik Effendi Simbolon vs KSAD Dudung, Sahroni: DPR Harus Jadi Sahabat Baik Mitra Kerja
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyoroti polemik antara Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon dengan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni menyoroti beberapa kejadian akhir-akhir ini terkait kisruh antara pemerintah dan DPR. Khususnya Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon dengan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Diketahui, pernyataan Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon dalam Raker dengan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI pada Senin (5/9/2022) lalu, menimbulkan polemik berkepanjangan dan berujung permintaan maaf Effendi kepada TNI dan juga KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Baca juga: Jenderal Dudung Minta Prajurit TNI Berhenti Protes ke Effendi Simbolon

Sahroni pun mengingatkan pentingnya hubungan baik antara DPR dengan lembaga pemerintah yang menjadi mitra kerjanya, meskipun anggota DPR wajib kritis terhadap mitra kerjanya.

“Sudah menjadi tugasnya dan anggota DPR memang wajib untuk kritis dan memberi kritik membangun kepada mitra kerjanya jika ada indikasi hal-hal yang melenceng dari seharusnya. Tapi memang cara penyampaiannya harus berupa kritik yang membangun bukan serangan, terlebih jika serangan itu ditujukan kepada personal. Tapi pada dasarnya, DPR harus menjadi sahabat terbaik bagi mitra,” ujar Sahroni kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).

Politikus Nasdem ini juga mengingatkan bahwa kisruh seperti ini justru kerap kali mengaburkan substansi yang sebenarnya perlu didiskusikan secara konstruktif. Untuk itu, ia pun mengingatkan kepada rekan-rekannya anggota dewan lainnya agar tidak dibiasakan membicarakan hal-hal di luar substansi.

“Jangan sampai kita terbiasa untuk membicarakan hal-hal di luar substansi. Kita mungkin selama ini melihat dalam rapat atau dalam komunikasi lembaga terjadi ketegangan dan pada akhirnya substansinya hilang, yang tersisa tinggal kemarahannya, baik itu kadang terjadi di polisi, TNI maupun lembaga-lembaga lain di pemerintahan. Ini yang perlu disudahi,” jelasnya.

Terakhir, Legislator asal Tanjung Priok ini juga meminta agar kontroversi yang terjadi saat ini dapat segera diselesaikan agar tidak menjadi kegaduhan di tengah masyarakat. Baca juga: Jenderal Dudung Siap Penuhi Panggilan MKD DPR Kapan Saja

“Saya juga berharap berbagai kisruh yang terjadi saat ini dapat diselesaikan segera agar tidak menjadi kegaduhan di publik,” pungkas Bendahara Umum Partai Nasdem ini.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1411 seconds (10.177#12.26)