60% Responden di Tiga Wilayah Pilkada Ini Masih Akan Terima Politik Uang

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:45 WIB
loading...
60% Responden di Tiga...
Sindikasi Pemilu dan Demokrasi menyebut sebagian besar pemilih di tiga wilayah yakni Sumatera, Jawa dan Kalimantan masih akan menerima politik uang saat Pilkada 2020 mendatang. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Sindikasi Pemilu dan Demokrasi menyebut sebagian besar pemilih masih akan menerima politik uang saat Pilkada Serentak 2020 mendatang. Survei ini dilakukan di tiga wilayah yakni Sumatera, Jawa dan Kalimantan yang melaksanakan Pilkada 2020.

“Rata-rata sekitar 60% pemilih ketika ditawari politik uang dari kandidat beserta perangkat turunannya mengaku akan menerima,” ujar Peneliti Senior Sindikasi Pemilu dan Demokrasi Dian Permata dalam diskusi online bertajuk Politik Uang di Pilkada 2020: Madu vs Racun, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Amien Rais Duga Jokowi Sedang Bermain Sandiwara Politik)

Dia mengatakan riset ini dilakukan sebelum terjadinya pandemi COVID-19. Dimana dilakukan pada medio bulan Januari hingga Maret.

“Jumlah responden 440. Tingkat kepercayaan (level of confidence) 95%. Margin of Error (MoE) ± 4.47%,” ungkapnya.

Dia mengatakan untuk di wilayah Sumatera sebanyak 62,95% masih akan menerima politik jika ada kandidat/tim pemenangan/konsultan yang menawari. Sementara di Pulau Jawa sebanyak 60% responden yang mengaku akan menerima politik uang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB: Jangan Justru saat...
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
Bawaslu Usul Blacklist...
Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Money Politics dalam Pemilu, Golkar: Bisa Jadi Alternatif Penegakan Hukum
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Kontrak di Tokyo Verdy...
Kontrak di Tokyo Verdy Akan Berakhir, Ini 3 Calon Klub Baru Arhan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved