Profil Effendi Simbolon, Politikus PDIP yang Sedang 'Diserbu' Prajurit TNI

Rabu, 14 September 2022 - 11:45 WIB
loading...
Profil Effendi Simbolon, Politikus PDIP yang Sedang Diserbu Prajurit TNI
Sebelum menjadi politisi, Effendi Simbolon adalah pebisnis. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus PDIP Effendi Simbolon tiba-tiba menjadi “musuh bersama” TNI. Dia dicerca beramai-ramai oleh prajurit TNI, khususnya TNI AD dari berbagai daerah. Effendi Simbolon dianggap menghina dan berupaya memecah belah soliditas TNI, sebuah tuduhan yang serius.

Pemicunya adalah pernyataan Effendi pada saat rapat pembahasan anggaran TNI 2023 dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Komisi I DPR pada Senin, 5 September 2022. Ketika itu, Effendi mempertanyakan ketidakhadiran KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Baca juga: Kolega di PDIP Minta Effendi Simbolon Segera Klarifikasi Pernyataan soal TNI

Secara lebih jauh, Effendi merasa perlu menanyakan langsung kepada KSAD tentang sejumah informasi yang diterimanya mengenai disharmoni, insubordinasi dan sebagainya. Sempat pula terlontar kalimat TNI seperti gerombolan, seperti ormas.

Gara-gara pernyataan itu, Effendi “dikeroyok” prajurit TNI di seluruh Indonesia lewat berbagai platform media sosial. Dia juga telah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Siapakah Effendi Simbolon?

Nama lengkapnya adalah Effendi Muara Sakti Simbolon. Dia duduk di sebagai wakil rakyat setelah menang lewat PDIP dari Daerah Pemilihan Jakarta III. Lahir di Banjarmasin, 1 Desember 1964, politikus 57 tahun ini diketahui besar dan tumbuh di Ibu Kota Jakarta. Pendidikan menengah dan tinggi ditempuh Effendi di Jakarta.

Dia dikenal sebagai kader tulen PDIP. Pertama kali masuk Senayan pada 2004, Effendi terus bertahan hingga empat periode sebagai anggota Fraksi PDIP. Dia mendalami ilmu politik di Universitas Padjadjaran pada 2011 dan berlanjut ke hubungan internasional pada 2013 di kampas yang sama.



Di PDIP sendiri, Effendi memang tak jarang bersuara kritis pada isu-isu tertentu terhadap pemerintahan Jokowi. Inilah yang disebut-sebut sejumlah pihak sebagai penyebab Effendi terpinggirkan di PDIP. Tetapi dia juga berada di barisan kader PDIP yang menyokong Puan Maharani sebagai calon presiden di 2024.

Sebelum berkecimpung dalam politik, Effendi yang lulus jurusan Manajemen Perusahaan Universitas Jayabaya pada 1988 aktif di bidang bisnis. Dia tercatat pernah menjadi konsultan dan dan direktur perusahaan.

Bidoata
Nama : Effendi Muara Sakti Simbolon
Tempat Tanggal Lahir: 1 Desember 1964

Riwayat Pendidikan
SD Negeri Cendrawasih (1969 – 1975)
SMP Negeri 41 Jakarta (1975 – 1979)
SMA Negeri 3 Jakarta (1979 – 1982)
Manajemen Perusahaan, Universitas Jayabaya (1982 – 1988)
Ilmu Pilitik, Univ.Padjadjaran. Tahun: 2011 - 2013
Hub,Internasional, Universitas Padjadjaran. Tahun: 2013 - 2015

Riwayat Pekerjaan
Anggota DPR/MPR RI, Sebagai: . Tahun: 2014 - 2019
Anggota DPR/MPR RI, Sebagai: . Tahun: 2009 - 2014
Anggota DPR/MPR RI, Sebagai: -. Tahun: 2004 - 2009
Konsultan PT PUPUK KALTIM (1997 – 1999)
Vice President Director PT SINAR ALAM LESTARI (1996 – 1997)
Special Asistant Board of Director PT. CHANDRA ASRI (BIMANTARA GROUP) (1991 – 1996)
Asisten Direktur DJAJANTI GROUP (1987 – 1991)
(muh)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1389 seconds (11.252#12.26)