Terima Delegasi KSPSI, Ilham Habibie Tekankan Pentingnya Pekerja Kuasai Teknologi dan Inovasi
Selasa, 13 September 2022 - 17:41 WIB
loading...
Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) Ilham Akbar Habibie saat menerima kunjungan delegasi aktivis buruh pengurus DPP KSPSI. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Ketua Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) Ilham Akbar Habibie menegaskan pentingnya kelompok pekerja atau buruh di Indonesia menguasai teknologi dan inovasi. Hal tersebut bahkan menjadi keharusan jika ingin terus bersaing di era revolusi industri keempat yang saat ini sedang berlangsung.
Hal itu ditegaskan Ilham saat menerima kunjungan delegasi aktivis buruh pengurus DPP KSPSI pekan lalu. "Pada era revolusi industri 4.0 dengan teknologi dan inovasi digital sebagai trademark harus memunculkan generasi pekerja yang menguasai teknologi dan inovasi. Ini suatu keharusan," kata Ilham seperti dikutip dari YouTube Channel Ilham Habibie, Selasa (13/9/2022).
Menurut putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie ini, banyak pekerjaan hilang karena teknologi dan imbasnya pemangkasan tenaga kerja tidak terhindarkan. "Ini adalah juga upaya kita agar pekerja Indonesia dapat bersaing dengan pekerja dari negara lain," ujar Ilham.
Ia juga berharap agar jaminan sosial pekerja di Indonesia bisa dikelola dengan baik, termasuk tata kelola upah, jaminan sosial maupun pensiun. "Ini menurut saya elemen yang saat ini perlu kita dorong. Kalau semua ini berjalan baik, maka kualitas pekerja kita juga akan semakin baik, makin kompetitif, dan makin punya daya saing serta posisi tawar bagus," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum KSPSI Arnod Sihite mendorong pemerintah segera membentuk tripartit di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT), yakni pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Dengan begitu, sejak dini dapat diambil langkah-langkah antisipasi akibat imbas transisi energi bagi buruh atau pekerja.
Hal itu ditegaskan Ilham saat menerima kunjungan delegasi aktivis buruh pengurus DPP KSPSI pekan lalu. "Pada era revolusi industri 4.0 dengan teknologi dan inovasi digital sebagai trademark harus memunculkan generasi pekerja yang menguasai teknologi dan inovasi. Ini suatu keharusan," kata Ilham seperti dikutip dari YouTube Channel Ilham Habibie, Selasa (13/9/2022).
Menurut putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie ini, banyak pekerjaan hilang karena teknologi dan imbasnya pemangkasan tenaga kerja tidak terhindarkan. "Ini adalah juga upaya kita agar pekerja Indonesia dapat bersaing dengan pekerja dari negara lain," ujar Ilham.
Ia juga berharap agar jaminan sosial pekerja di Indonesia bisa dikelola dengan baik, termasuk tata kelola upah, jaminan sosial maupun pensiun. "Ini menurut saya elemen yang saat ini perlu kita dorong. Kalau semua ini berjalan baik, maka kualitas pekerja kita juga akan semakin baik, makin kompetitif, dan makin punya daya saing serta posisi tawar bagus," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum KSPSI Arnod Sihite mendorong pemerintah segera membentuk tripartit di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT), yakni pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Dengan begitu, sejak dini dapat diambil langkah-langkah antisipasi akibat imbas transisi energi bagi buruh atau pekerja.
Lihat Juga :