Kuliah Umum di Universitas Borneo Tarakan, TGB Bicara IKN dan 5 Agenda Penting Indonesia
Selasa, 13 September 2022 - 16:54 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), TGB Muhammad Zainul Majdi. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Tokoh nasional Indonesia TGB Muhammad Zainul Majdi memberi materi kuliah umum di Universitas Borneo Tarakan (UBT), Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (13/9/2022).
Kepada ratusan mahasiswa, Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini mengingatkan tentang 5 agenda penting Indonesia.
"5 agenda itu disampaikan Pak Presiden Jokowi saat pidato di hadapan anggota DPR dan DPD 16 Agustus lalu," kata TGB.
Baca juga: TGB Sebut Pemimpin Harus Mendengar Beragam Aspirasi
Pertama, berbicara pengolahan hasil atau industrialisasi produk Indonesia. Semua hasil bumi diolah di dalam negeri, sehingga ada nilai tambah tercipta.
Kedua, membangun ekonomi hijau. Memanfaatkan energi terbarukan seperti menggunakan biodiesel atau tenaga surya. Ketiga, memberikan perlindungan hukum, ekonomi, politik, dan sosial kepada masyarakat.
Baca juga: TGB Ungkap Kondusifitas Keberagaman adalah Rahmat Allah
Keempat, membantu ekonomi kecil, khususnya UMKM dalam hal digitalisasi produk. Kelima, pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.
Kepada ratusan mahasiswa, Ketua Harian Nasional DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) ini mengingatkan tentang 5 agenda penting Indonesia.
"5 agenda itu disampaikan Pak Presiden Jokowi saat pidato di hadapan anggota DPR dan DPD 16 Agustus lalu," kata TGB.
Baca juga: TGB Sebut Pemimpin Harus Mendengar Beragam Aspirasi
Pertama, berbicara pengolahan hasil atau industrialisasi produk Indonesia. Semua hasil bumi diolah di dalam negeri, sehingga ada nilai tambah tercipta.
Kedua, membangun ekonomi hijau. Memanfaatkan energi terbarukan seperti menggunakan biodiesel atau tenaga surya. Ketiga, memberikan perlindungan hukum, ekonomi, politik, dan sosial kepada masyarakat.
Baca juga: TGB Ungkap Kondusifitas Keberagaman adalah Rahmat Allah
Keempat, membantu ekonomi kecil, khususnya UMKM dalam hal digitalisasi produk. Kelima, pembangunan ibu kota negara (IKN) Nusantara.
Lihat Juga :