Junimart Bela Puan yang Dilaporkan ke MKD Gara-gara Perayaan Ultah di Rapat Paripurna

Senin, 12 September 2022 - 19:09 WIB
loading...
Junimart Bela Puan yang...
Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang membela Puan Maharani yang dilaporkan ke MKD oleh Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi Joko Priyoski. Foto: dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Fraksi PDIP Junimart Girsang membela Ketua DPR RI Puan Maharani yang dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) oleh Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Joko Priyoski. Diketahui, laporan tersebut terkait perayaan ulang tahun ke-49 Puan Maharani dalam rapat paripurna DPR beberapa hari lalu.

"Konon laporan tersebut menyangkut acara ulang tahun dalam rapat paripurna tanggal 6, saya kira itu tidak ada satu kode etik yang dilanggar," kata Wakil Ketua Komisi II DPR ini kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/9/2022).

Junimart menjelaskan, perayaan ulang tahun itu sifatnya spontanitas, dan Puan pun tidak mengharapkan ulang tahunnya dirayakan dalam momen tersebut. "Itu spontanitas dan Mbak Puan juga tidak mengharapkan dengan situasi itu. Dan itu masih manusiawi," katanya.

Baca juga: Gara-gara Perayaan Ultah di Rapat Paripurna, Puan Maharani Dilaporkan ke MKD



Junimart pun mempertanyakan pasal berapa yang dilanggar Puan Maharani dalam momen perayaan ulang tahun tersebut. "Saya ini sudah lama di MKD, tentu kita harus menilik pasal per pasal di MKD itu pasal berapa yang dilanggar," kata mantan pimpinan MKD DPR itu.

Junimart menegaskan tidak ada integritas yang dilanggar karena perayaan itu hanyalah bentuk spontanitas, bentuk rasa sukacita dari anggota DPR yang menghadiri rapat paripurna, sehingga mereka secara langsung menyanyikan lagu ulang tahun. "Dan kita juga secara respons menyambut itu. Jadi apa yang dilanggar?" kata Junimart.

Namun, mantan anggota Komisi III DPR ini mempersilakan kelompok masyarakat untuk melaporkan ke MKD. Karena nantinya MKD akan memverifikasi laporan itu, melihat kapasitas pelapor, dan nilai-nilai yang disebut melanggar kode etik.

"Kalau disebut kenapa tidak menemui pada pendemo di luar, kan begitu. Ya kan ada mata acara sidang paripurna. Bagaimana pula kita lagi paripurna bisa menemui yang sedang demo di luar. Semua ada koridor yang harus ditempuh," terangnya.

Adapun pelapor yang mempermasalahkan rapat yang tidak diskorsing, dia kembali menegaskan bahwa itu spontanitas. "Justru kalau matikan mik itu menjadi membuat tidak enak dengan para peserta paripurna. Masa orang apresiasi dilarang. Masa orang mensyukuri selamat ultah dilarang. Jadi enggak ada yang dilanggar, ini masih manusiawi," tegasnya.

Dia kembali menegaskan tidak ada pasal atau kode etik yang dilanggar oleh Puan. "Apalagi sesungguhnya kan ini bukan maunya Mbak Puan. Ini kan maunya floor, spontan, semua berdiri, enggak ada satu fraksi pun yang menolak. Biasanya kan pencet mik interupsi, ini kan tidak. Ini semua berdiri, tepuk tangan, selesai, lanjut paripurna," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
Ulang Tahun ke-27, El...
Ulang Tahun ke-27, El Rumi Dapat Ucapan Menyentuh dari Ibu Mertua Syifa Hadju
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved