Misinformasi Penghargaan IRRI untuk Indonesia Tak Perlu Diperpanjang

Kamis, 08 September 2022 - 20:17 WIB
loading...
Misinformasi Penghargaan...
Direktur Jenderal IRRI Jean Balie menyerahkan penghargaan kepada Presiden Jokowi karena berhasil melakukan swasembada beras di Istana Negara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Misinformasi mengenai penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) kepada Pemerintah Indonesia tidak perlu diperpanjang. Penghargaan itu diberikan karena Indonesia berhasil mewujudkan swasembada beras dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta pada Minggu (14/8/2022).

Pemberian penghargaan oleh IRRI dipertanyakan Ketua Komisi IV DPR Sudin dalam Rapat Kerja Kementan pada Rabu (31/8/2022). Sudin mempermasalahkan teknis dan proses pemberian penghargaan dalam bentuk plakat yang dibuat oleh Kementerian Pertanian. DPR juga mempertanyakan akomodasi rombongan IRRI selama di Indonesia.

Baca juga: Penghargaan IRRI Bukti Indonesia Mampu Bertahan dari Pandemi Covid-19

Perwakilan IRRI untuk Indonesia, Hasil Sembiring mengakui plakat penghargaan untuk Pemerintah Indonesia dibuat oleh Kementerian Pertanian. Namun, pembuatan plakat setelah berdiskusi dengan IRRI atas pertimbangan efisiensi.

"Yang saya luruskan, betul (plakat) dibuat di Indonesia, tetapi sudah disepakati bersama. Untuk praktisnya saja. Cuma saya agak bingung hal-hal (misinformasi) begitu dibahas. Kata-kata yang di sertifikat itu sama dengan yang tertulis di plakat," kata Hasil Sembiring, Kamis (8/9/2022).

Dia menjelaskan bahwa penghargaan yang diberikan IRRI adalah karena Indonesia mampu mencapai swasembada beras. Indonesia tidak melakukan impor beras medium dalam kurun tiga tahun terakhir, 2019-2021.

"Angka itu angka dari BPS (Badan Pusat Statistik), dan itu benar. Dulu Kementan dan BPS sama-sama mengeluarkan angka. Kalau sekarang angka cuma satu, dari BPS. Apa yang di-statement itu angka BPS. Kami juga kroscek dengan angka-angka dari FAO (Food and Agriculture Organization)," paparnya.

Terkait perbedaan tanggal penghargaan yang tertera di plakat dengan hari penyerahan kepada Indonesia, Hasil Sembiring menjelaskan, semata-mata karena padatnya perjalanan dinas Direktur Jenderal IRRI Jean Ballie serta kondisi pandemi Covid-19 yang mengharuskan bekerja dari rumah (work from home/WFH). Plakat tertanggal 5 Juli 2022, sementara penyerahan penghargaan dilakukan pada 14 Agustus 2022.

"Sudah ada diskusi antara Pak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo) dan Dirjen IRRI. Sudah dibahas (mereka berdua). Jadi, memang kata-kata yang di plakat seperti kata-kata di sertifikat. Karena kita waktu itu masih WFH dan itu disetujui di IRRI," katanya.

Hasil menegaskan, perjalanan dinas, akomodasi penginapan hingga uji polymerase chain reaction (PCR) Direktur Jenderal IRRI Jean Ballie dilakukan dengan biaya sendiri. "Dirjen IRRI juga pakai uang kantor sendiri, hotel, swab, perjalanan, sendiri," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IV Desak Aparat...
Komisi IV Desak Aparat Usut Dugaan Praktik Pengoplosan Beras
Denny JA Terima Penghargaan...
Denny JA Terima Penghargaan Inovasi Budaya dan Sastra House of Lord London
Ketum GP Ansor Terima...
Ketum GP Ansor Terima Penghargaan Sehati Seperjalanan dari KWI
Inovasi Lingkungan dan...
Inovasi Lingkungan dan Sosial, Regional Indonesia Timur Kembali Raih PROPER Emas
Mentan Amran, Mahasiswa,...
Mentan Amran, Mahasiswa, dan Rektor PTN se-Indonesia Optimistis Capai Swasembada Pangan
Mentan Amran Sulaiman...
Mentan Amran Sulaiman Tegas, Mahasiswa Pertanian Optimistis Swasembada Pangan Tercapai
Sinergitas Lintas Sektor...
Sinergitas Lintas Sektor Kunci Wujudkan Swasembada Pangan
Hari Ketiga Retret,...
Hari Ketiga Retret, Lemhannas Bekali Kepala Daerah Materi Wawasan Kebangsaan hingga Ketahanan Nasional
Ariawan Gunadi Raih...
Ariawan Gunadi Raih Penghargaan Internasional Profesor Terbaik Hukum Industri dan Perdagangan 2025
Rekomendasi
Profil dan Biodata Adrian...
Profil dan Biodata Adrian Maulana, Artis yang Banting Setir Jadi Ahli Finansial
Konsolidasi Aset BUMN...
Konsolidasi Aset BUMN Masuk Tahap Akhir, Begini Bocoran CEO Danantara
Meriahnya Ramadan di...
Meriahnya Ramadan di Summarecon Villaggio Outlets, Sajikan Beragam Hiburan
Berita Terkini
9 Kombes Digeser Jenderal...
9 Kombes Digeser Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Lemdiklat Polri pada Mutasi Maret 2025
1 jam yang lalu
Profil Brigjen Eko Hadi...
Profil Brigjen Eko Hadi Santoso, Jenderal Antiteror yang Menjabat Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri
2 jam yang lalu
Ada Perluasan Cakupan...
Ada Perluasan Cakupan Operasi Militer Selain Perang di RUU TNI, Ini Saran Pengamat Militer
3 jam yang lalu
Di Depan Duta Besar...
Di Depan Duta Besar Tiongkok, Pimpinan Ormas Islam Kutuk Sindikat Oplosan BBM dan Dukung Danantara
3 jam yang lalu
Soal Imunitas Jaksa,...
Soal Imunitas Jaksa, Ketua BEM FH UBK: Bertentangan dengan Prinsip Kesetaraan
3 jam yang lalu
Dubes Tiongkok Bersama...
Dubes Tiongkok Bersama Para Pemimpin Ormas Islam Konsolidasikan Hubungan Indonesia-Tiongkok
3 jam yang lalu
Infografis
Pemain Termahal di Asia...
Pemain Termahal di Asia Tenggara 2025, Indonesia Mendominasi
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved